Gedung Puskesmas Banyumas jadi Cagar Budaya

Illustrasi cagar budaya
BANYUMAS - Seperti dilaporkan oleh Antara Kepala Seksi Sejarah dan Purbakala Bidang Kebudayaan Dinporabudpar Kabupaten Banyumas Carlan mengatakan bangunan lama Puskesmas Banyumas telah menjadi cagar budaya.
Bangunan lama Puskesmas Banyumas berdasarkan sejarah merupakan bekas gedung bank sentral pada zaman penjajahan Belanda sebelum pusat pemerintahan Kabupaten Banyumas pindah ke Purwokerto pada tahun 1937.

Menurut dia, bangunan tersebut diperkirakan dibangun sekitar tahun 1755 karena keramik maupun material bangunannya hampir sama dengan keramik yang digunakan untuk Masjid Agung Nur Sulaiman, Pendopo Duplikat Sipanji (Kantor Kecamatan Banyumas), Kepatihan, dan Pegadaian Banyumas.

"Gedung lama Puskesmas Banyumas diinventarisasi oleh Balai Pelestarian Benda Cagar Budaya sekitar tahun 1980-an saat bangunan tersebut digunakan oleh SMKI (Sekolah Menengah Karawitan Indonesia) Sendang Mas," katanya.

Ia mengatakan setelah bank sentral penjajahan Belanda pindah ke Purwokerto, gedung tersebut sempat digunakan untuk Sekolah Guru Bantu (SGB) atau Hollandsche Indische Kweekschool (HIK), SMKI Sendang Mas, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Banyumas, dan sekarang Puskesmas Banyumas.

Sumber:

Lebih baru Lebih lama