​𝐏𝐞𝐫𝐢𝐧𝐠𝐚𝐭𝐢 𝐇𝐚𝐫𝐢 𝐊𝐞𝐬𝐞𝐡𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐃𝐮𝐧𝐢𝐚 𝟐𝟎𝟐𝟔, 𝐏𝐏𝐋𝐇 𝐁𝐚𝐥𝐢 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐓𝐞𝐫𝐰𝐮𝐣𝐮𝐝𝐧𝐲𝐚 𝐊𝐚𝐧𝐭𝐢𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐨𝐥𝐚𝐡 𝐒𝐞𝐡𝐚𝐭 𝐝𝐢 𝐒𝐃𝐍 𝟑 𝐊𝐞𝐬𝐢𝐦𝐚𝐧

 


𝐃𝐄𝐍𝐏𝐀𝐒𝐀𝐑 – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia 2026, Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali menggelar aksi nyata dengan menyelenggarakan sosialisasi bertajuk “Membangun Kantin Sekolah Sehat & Berkelanjutan”. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Kesiman, Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Senin (6/4/2026).


​Acara ini dihadiri oleh 28 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, komite, guru, petugas kebersihan, hingga pengelola kantin. Sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh elemen sekolah serta meningkatkan peran aktif warga sekolah dalam mengimplementasikan standar kantin sehat secara konsisten.


​𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐓𝐞𝐦𝐚 𝐆𝐥𝐨𝐛𝐚𝐥: 𝐓𝐨𝐠𝐞𝐭𝐡𝐞𝐫 𝐟𝐨𝐫 𝐇𝐞𝐚𝐥𝐭𝐡


​Direktur Eksekutif PPLH Bali, Catur Yuda Hariyani, menjelaskan bahwa inisiatif ini sangat selaras dengan tema Hari Kesehatan Dunia 2026, yaitu “Together for Health. Stand with Science” (Bersama untuk Kesehatan. Berdiri Bersama Ilmu Pengetahuan).


​“Kantin sekolah sehat adalah fondasi penting dalam pemenuhan gizi seimbang dan pencegahan obesitas serta penyakit terkait pada anak. Dengan lingkungan yang sehat, konsentrasi belajar siswa akan meningkat. Kita ingin mengurangi ketergantungan pada makanan cepat saji dan jajanan tidak sehat,” tegas Catur Yuda Hariyani.


​𝐀𝐧𝐚𝐥𝐢𝐬𝐢𝐬 𝐌𝐚𝐬𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐭𝐨𝐝𝐞 "𝐂𝐨𝐦𝐩𝐚𝐬𝐬 𝐨𝐟 𝐒𝐮𝐬𝐭𝐚𝐢𝐧𝐚𝐛𝐢𝐥𝐢𝐭𝐲"


​Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga dilibatkan langsung dalam identifikasi masalah menggunakan metode Compass of Sustainability. Peserta dibagi ke dalam empat kelompok untuk membedah kondisi riil di SDN 3 Kesiman.


​Setiap kelompok memprioritaskan lima masalah mendesak yang harus segera ditangani dengan merujuk pada Piramida Kesuksesan, yang mencakup empat pilar utama:


​𝐏𝐢𝐥𝐚𝐫 𝐋𝐢𝐧𝐠𝐤𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧

​𝐏𝐢𝐥𝐚𝐫 𝐓𝐢𝐦/𝐒𝐃𝐌

​𝐏𝐢𝐥𝐚𝐫 𝐒𝐨𝐬𝐢𝐚𝐥

​𝐏𝐢𝐥𝐚𝐫 𝐊𝐞𝐛𝐚𝐡𝐚𝐠𝐢𝐚𝐚𝐧 (𝐖𝐞𝐥𝐥 𝐁𝐞𝐢𝐧𝐠)


​Hasil evaluasi menunjukkan bahwa meski sudah ada langkah awal, masih banyak aspek yang perlu ditingkatkan agar operasional kantin sekolah berjalan lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan gizi peserta didik.


​𝐀𝐩𝐫𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐏𝐢𝐡𝐚𝐤 𝐒𝐞𝐤𝐨𝐥𝐚𝐡

​Kepala Sekolah SDN 3 Kesiman, Desak Nyoman Sari, S.Pd.SD, menyambut positif langkah PPLH Bali. Ia berharap program ini berkelanjutan agar pihak sekolah dapat lebih memahami standar kesehatan yang ditetapkan pemerintah.


​“Sosialisasi ini merupakan hal yang positif sekali bagi kemajuan sekolah kami, terutama dalam meningkatkan kualitas kantin. Kami berharap bisa memahami lebih baik lagi sehingga apa yang kami lakukan sejalan dengan harapan pemerintah demi kesehatan anak didik,” ujar Desak Nyoman Sari.


​Melalui program ini, diharapkan SDN 3 Kesiman dapat menjadi model bagi sekolah-sekolah lain di Kota Denpasar dalam mewujudkan program Kota Cerdas Pangan (Food Smart City) melalui tata kelola kantin yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.(*) 


𝐓𝐈𝐌/𝐑𝐞𝐝