𝐏𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐉𝐚𝐭𝐞𝐧𝐠-𝐊𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧𝐲𝐚𝐫, 𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚𝐫𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧𝐞𝐰𝐬 𝐜𝐨𝐦| Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 tidak hanya menyajikan persaingan sengit para tim terbaik Mobile Legends dari seluruh Jawa Tengah. Untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif bagi para pengunjung, panitia juga menghadirkan Pojok Push Rank, sebuah area khusus yang memungkinkan komunitas gamer dan masyarakat umum bermain bersama selama acara berlangsung di De Tjolomadoe, Karanganyar, Sabtu (20/6/2026).
Berbeda dengan pertandingan utama, Pojok Push Rank dikemas sebagai ruang komunitas yang terbuka bagi seluruh pengunjung. Di area tersebut, para gamer dapat bermain Mobile Legends, Free Fire, maupun PUBG Mobile bersama teman, keluarga maupun komunitas baru yang ditemui selama acara. Berbagai challenge dan hadiah menarik juga disiapkan untuk menambah keseruan suasana.
Kabid Humas Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa Pojok Push Rank dihadirkan sebagai sarana interaksi dan wadah positif bagi generasi muda yang memiliki minat terhadap dunia esports.
"Push Rank merupakan aktivitas menaikkan peringkat dalam permainan kompetitif. Melalui Pojok Push Rank, kami ingin pengunjung tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga dapat merasakan pengalaman bermain, berinteraksi dan membangun jejaring komunitas yang positif," ujar Kombes Pol Artanto pada Rabu, (18/6) di Mapolda Jateng.
Menurutnya, bagi para gamer, rank bukan sekadar angka, melainkan simbol pencapaian yang diperoleh melalui kemampuan bermain, kerja sama tim, komunikasi, serta kemampuan menyusun strategi dan mengambil keputusan secara cepat.
"Seperti halnya atlet yang berusaha meningkatkan prestasi, para gamer juga memiliki target pencapaian. Proses itulah yang melatih disiplin, kekompakan, kemampuan berkomunikasi dan semangat untuk terus berkembang. Nilai-nilai positif seperti ini yang ingin kami dorong melalui Kapolda Jateng Cup," jelasnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol Artanto menyebut keberadaan Pojok Push Rank juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara Polri dengan komunitas generasi muda di Jawa Tengah. Dengan konsep yang menyerupai community area dalam sebuah festival, para pengunjung dapat saling berkenalan, bermain bersama, sekaligus membangun jaringan komunitas yang lebih luas.
"Karakter generasi muda saat ini sangat menyukai pengalaman yang interaktif. Karena itu kami menghadirkan ruang yang menyenangkan, edukatif dan inklusif. Kami berharap esports tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media untuk membangun sportivitas, kerja sama tim, kreativitas dan prestasi," ungkapnya.
Melalui berbagai aktivitas yang dihadirkan dalam Kapolda Jateng Cup 2026, Polda Jateng berharap dapat semakin mendekatkan diri dengan generasi muda sekaligus mendukung tumbuhnya ekosistem esports yang sehat, kompetitif dan penuh semangat kebersamaan di Jawa Tengah.
