𝐏𝐔𝐑𝐖𝐎𝐊𝐄𝐑𝐓𝐎, 𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚𝐫𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧𝐞𝐰𝐬 𝐜𝐨𝐦 – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Kedai Kopi Pletok, Purwokerto, pada Kamis sore (12/2). Anggota aktif Polresta Cilacap, Weang Naga, menggelar pertemuan silaturahmi bersama tokoh media nasional dan pengamat integritas publik, KRT. Ardhi Solehudin, SH. M.Kom.
Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Sugiono, Purwanegara ini, bukan sekadar temu kangen biasa, melainkan menjadi ruang diskusi mengenai pentingnya kedekatan emosional antara aparat penegak hukum dengan masyarakat dan media.
𝐊𝐨𝐥𝐚𝐛𝐨𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐈𝐧𝐭𝐞𝐠𝐫𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐝𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐚𝐛𝐝𝐢𝐚𝐧
Weang Naga dikenal luas sebagai personel Polri yang memiliki sisi humanis yang kental. Di samping tugas kedinasannya, ia kerap memberikan motivasi serta dikenal memiliki kemampuan pengobatan batin khas Kalimantan, sebuah pendekatan spiritual yang banyak membantu warga dalam mencari ketenangan.
Kehadiran KRT. Ardhi Solehudin dalam pertemuan ini memberikan warna tersendiri. Sebagai seorang wartawan senior sekaligus pemilik media dan Pengamat Integritas Publik, KRT. Ardhi menekankan pentingnya sosok polisi yang tidak hanya mengandalkan seragam, tetapi juga mampu menyentuh hati masyarakat melalui aksi nyata.
𝐓𝐨𝐤𝐨𝐡-𝐓𝐨𝐤𝐨𝐡 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫
Diskusi lintas sektoral ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting lainnya:
𝐁𝐚𝐩𝐚𝐤 𝐒𝐞𝐧𝐭𝐨𝐭: Praktisi hukum yang memberikan pandangan terkait kepatuhan hukum masyarakat.
𝐁𝐚𝐩𝐚𝐤 𝐒𝐮𝐭𝐚𝐫𝐭𝐨: Sesepuh paguyuban yang senantiasa menjaga nilai-nilai kearifan lokal.
𝐌𝐛𝐚𝐤 𝐘𝐮𝐥𝐢: Rekan sejawat yang turut mendampingi jalannya silaturahmi.
𝐍𝐚𝐫𝐬𝐨𝐧𝐨 𝐒𝐨𝐧: Ketua Kawal (Komunitas Wartawan Lokal) yang hadir memperkuat sinergi antara kepolisian dan insan pers lokal.
𝐏𝐞𝐬𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠: 𝐏𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐭𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐁𝐚𝐭𝐢𝐧
Dalam kesempatan tersebut, dibahas mengenai peran Polri di masa depan yang harus lebih adaptif. Sosok seperti Weang Naga dinilai menjadi contoh bagaimana seorang polisi bisa menjadi pendengar yang baik sekaligus penyembuh (healer) bagi persoalan batin yang dihadapi warga di lapangan.
"Integritas publik dibangun dari kepercayaan. Ketika seorang anggota polisi seperti Weang Naga mampu hadir sebagai pemberi solusi batin dan moral, maka kedekatan rakyat dan Polri bukan lagi sekadar slogan, melainkan realitas," ungkap KRT. Ardhi Solehudin di sela-sela diskusi.
Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi yang sehat antara praktisi hukum, media, dan tokoh masyarakat guna menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Banyumas dan Cilacap.(*)
𝐑𝐞𝐝
