Buka bersama dan Pembinaan Produksi Getah Pinus oleh Bapak Waka Administratur Banyumas Barat ( Bapak Ari Kurniawan)

 

𝑪𝒊𝒍𝒂𝒄𝒂𝒑, 𝒎𝒆𝒅𝒊𝒂𝒓𝒆𝒂𝒍𝒊𝒕𝒂𝒏𝒆𝒘𝒔 𝒄𝒐𝒎 - Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) bokol , di bawah naungan KPH Banyumas barat  menetapkan target produksi getah pinus sebesar 200 ton untuk tahun 2026. Hal ini ditegaskan oleh Sugeng suyatno selaku Asisten Perhutani (asper) BKPH bokol  yang baru saja menjabat.


Dalam sesi wawancara usai Buka bersama dan Pembinaan Produksi Getah Pinus oleh Bapak Waka Administratur Banyumas Barat ( Bapak Ari Kurniawan), Sugeng Suyatno  mengungkapkan bahwa meskipun ia baru resmi bertugas di BKPH bokol  sejak 16 Februari 2026, koordinasi di lapangan telah berjalan dengan sangat baik. Semangat yang diberikan oleh pimpinan sebelumnya, menjadi modal kuat bagi timnya.


"Alhamdulillah, per Februari ini capaian produksi getah pinus kita sudah menyentuh angka 15,7%. Untuk target sampai bulan februari di BKPH Bokol sendiri berada di kisaran 200 ton," ujar Sugeng Suyatno 


Lebih lanjut, Sugeng Suyatno  menjelaskan bahwa fokus utama timnya saat ini adalah mengejar target triwulan pertama (Januari–Maret). Ia mematok angka 26% sebagai target jangka pendek yang harus segera terealisasi sesuai dengan target trinwulan pertama.


Dalam wawancara, Sugeng Suyatno  didampingi oleh Yulianto, yang menjabat sebagai Kaur Tata Usaha BKPH  bokol  guna memastikan aspek administrasi dan operasional di lapangan berjalan selaras.


"Kami memohon doa dan dukungan dari rekan-rekan media serta seluruh elemen masyarakat agar target 26% di triwulan pertama ini dapat tercapai, sehingga target total 200 ton di akhir tahun nanti bisa kita raih bersama," tambahnya.


Optimisme ini menjadi angin segar bagi sektor perhutani di wilayah Banyumas barat  mengingat getah pinus merupakan salah satu komoditas unggulan yang memberikan kontribusi signifikan bagi perusahaan.fitri