​𝐏𝐄𝐍𝐆𝐆𝐔𝐍𝐀𝐀𝐍 𝐃𝐀𝐍𝐀 𝐂𝐒𝐑 𝐁𝐀𝐍𝐊 𝐊𝐔𝐍𝐈𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐓𝐔𝐆𝐔 𝐀𝐍𝐆𝐊𝐋𝐔𝐍𝐆 𝐑𝐏𝟐𝟎𝟎 𝐉𝐔𝐓𝐀 𝐃𝐈𝐊𝐑𝐈𝐓𝐈𝐊, 𝐃𝐈𝐍𝐈𝐋𝐀𝐈 𝐒𝐀𝐋𝐀𝐇 𝐒𝐀𝐒𝐀𝐑𝐀𝐍

 

​𝐊𝐔𝐍𝐈𝐍𝐆𝐀𝐍, 𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚𝐫𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧𝐞𝐰𝐬 𝐜𝐨𝐦  – Alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dari Bank Kuningan kini tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, dana sebesar kurang lebih Rp200 juta yang seharusnya diperuntukkan bagi pemberdayaan masyarakat, justru dialokasikan untuk pembangunan Tugu Monumen Angklung di pertigaan Jalan Gunung Keling, Cisantana.


​Kritik tajam datang dari Iwan, perwakilan LSM Java Corruption Bandung. Menurutnya, penggunaan dana CSR untuk pembangunan fisik berupa monumen dianggap tidak selaras dengan esensi dasar CSR yang seharusnya menyentuh aspek vital kehidupan masyarakat.

"Idealnya, dana CSR itu komitmen dunia usaha untuk mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan seharusnya lebih peka; dana sebesar itu masih sangat dibutuhkan untuk membantu warga yang kesulitan biaya kesehatan atau mendukung fasilitas pendidikan. Membangun tugu dengan dana CSR itu sudah menyalahi aturan peruntukannya," tegas Iwan.


​𝐏𝐞𝐣𝐚𝐛𝐚𝐭 𝐓𝐞𝐫𝐤𝐚𝐢𝐭 𝐁𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐌𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐭𝐞𝐫𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧

​Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak Bank Kuningan dan Pemkab Kuningan guna mendapatkan klarifikasi terkait kebijakan ini. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait belum bisa ditemui:


​𝐃𝐨𝐝𝐨 𝐖𝐚𝐫𝐝𝐚𝐡 (𝐃𝐢𝐫𝐞𝐤𝐭𝐮𝐫 𝐁𝐚𝐧𝐤 𝐊𝐮𝐧𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧): Sedang tidak berada di tempat saat akan dikonfirmasi mengenai pertimbangan pengalokasian dana tersebut.


​𝐏𝐮𝐫𝐰𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐬𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐫𝐬𝐨𝐧𝐨 (𝐊𝐞𝐩𝐚𝐥𝐚 𝐁𝐚𝐩𝐩𝐞𝐝𝐚 𝐊𝐮𝐧𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧): Selaku kepala badan yang mengoordinasi teknis penyaluran dana CSR, dilaporkan sedang menjalani tugas luar kota.


​𝐂𝐚𝐭𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧𝐚𝐚𝐧 𝐂𝐒𝐑 𝐒𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦𝐧𝐲𝐚

​Bukan kali ini saja alokasi CSR Bank Kuningan menjadi bahan perbincangan. Sebagai catatan, pada tahun sebelumnya, dana serupa juga digunakan untuk membiayai pemasangan lampu hias di Jembatan Luragung.


​Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu penjelasan resmi dari Pemerintah Daerah maupun jajaran direksi Bank Kuningan mengenai transparansi dan skala prioritas dalam pengelolaan dana tanggung jawab sosial tersebut agar tepat sasaran bagi kesejahteraan warga Kuningan.(*) 

𝐘𝐚𝐧𝐭𝐨