𝐂𝐈𝐋𝐀𝐂𝐀𝐏, 𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚𝐫𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧𝐞𝐰𝐬 𝐜𝐨𝐦 – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) c.q Badan Pengelola Wilayah Sungai (BPWS) Banjar telah berhasil menyelesaikan proyek strategis pembangunan konstruksi bronjong di aliran Sungai Darmaji. Proyek ini berlokasi di Desa Tayem Timur, Kecamatan Karang Pucung, Kabupaten Cilacap.
Pembangunan bronjong sepanjang 40 meter ini bertujuan utama untuk mencegah erosi dan keruntuhan tanggul sungai. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial mengingat lokasi pekerjaan berada tepat di belakang kompleks SMP Yayasan A Yani, sehingga berfungsi sebagai benteng pengaman bagi bangunan sekolah, lahan warga, serta pemukiman sekitar dari ancaman luapan air dan gerusan arus sungai, terutama saat musim hujan.
𝐊𝐮𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐌𝐚𝐭𝐞𝐫𝐢𝐚𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐤𝐬𝐚𝐧𝐚𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐃𝐢𝐬𝐢𝐩𝐥𝐢𝐧
Pelaksanaan proyek dipantau langsung setiap hari oleh pengawas lapangan, Bapak Daryono, untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana teknis dan standar mutu yang ketat.
Material yang digunakan merupakan bahan pilihan, yakni batu alam dari Tambang Batu Gunung Ciwuni, Kesugihan, Cilacap, yang dikenal kuat dan tahan lama. Batu tersebut dipadukan dengan kawat baja berkualitas tinggi untuk menjamin kekokohan konstruksi dalam jangka panjang.
𝐏𝐫𝐢𝐨𝐫𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐊𝐞𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚
Selain fokus pada kualitas fisik bangunan, manajemen proyek juga menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang tinggi. Seluruh tenaga kerja diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, seperti helm pengaman, sarung tangan, hingga wearpack, guna meminimalisir risiko kecelakaan di lapangan.
𝐀𝐩𝐫𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐁𝐞𝐫𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐏𝐢𝐡𝐚𝐤
Atas selesainya proyek ini, apresiasi setinggi-tingginya disampaikan kepada:
Kementerian PUPR c.q BPWS Banjar atas perencanaan matang dan komitmen nyata dalam membangun infrastruktur pengamanan yang memberikan rasa aman bagi warga dan siswa.
Bapak Daryono (Pelaksana Lapangan) atas dedikasi dan ketelitiannya dalam mengawasi detail pekerjaan setiap hari.
Seluruh Tenaga Kerja yang telah bekerja keras dengan profesionalisme tinggi sehingga menghasilkan pekerjaan yang rapi dan maksimal.
Dengan selesainya pembangunan ini, diharapkan tanggul Sungai Darmaji menjadi lebih tangguh, risiko erosi dapat ditekan seminimal mungkin, dan masyarakat sekitar kini dapat merasa lebih tenang dari ancaman bencana hidrologis di masa mendatang. (*)
𝐌𝐚𝐫𝐳𝐮𝐤𝐢 𝐖𝐢𝐲𝐨𝐧𝐨
