Vinca BPJS TK Gandeng SPSI dan BAZNAS, Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan

 

𝐏𝐔𝐑𝐖𝐎𝐊𝐄𝐑𝐓𝐎, 𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚𝐫𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧𝐞𝐰𝐬 𝐜𝐨𝐦 - BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto terus mempercepat edukasi perlindungan pekerja melalui ramah tamah dan diskusi bersama berbagai tokoh di Banyumas. Kegiatan dipimpin Kepala Kantor Cabang Vinca Meitasari bersama Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kabupaten Banyumas sekaligus Direktur Utama BMSTV, Drs. H. Haris Subiyakto, SH, MH, pada Kamis (07/05/2026) di Cave My Story. 


Diskusi menitikberatkan pada edukasi dan percepatan perlindungan pekerja formal (PU) maupun informal (BPU) agar semakin banyak masyarakat pekerja mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan.


Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kabupaten Banyumas yang juga Direktur Utama BMSTV, Drs. H. Haris Subiyakto, SH, MH, menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja Banyumas.


“Pekerja adalah tulang punggung kehidupan. Mereka harus bekerja keras tanpa dihantui rasa cemas terhadap risiko kerja maupun musibah,” katanya.


Kegiatan kemudian berlanjut Jumat (08/05/2026) bersama Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Banyumas yang juga Pengurus Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Banyumas, Ketua PC LKKNU Banyumas serta pengasuh salah satu pondok pesantren di Desa Jipang, Kecamatan Karanglewas, H. Kodir, S.H.I., M.Pd., di Z-Coffee Binaan BAZNAS dekat Kantor Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Banyumas. 


Pertemuan tersebut fokus pada perlindungan pekerja rentan seperti penderes, marbot masjid, pedagang kecil hingga para JULEHA menjelang hari raya Idul Adha 1447H/2026M.


Vinca Meitasari menjelaskan, program BPJS Ketenagakerjaan meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), hingga Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).


“Kerja keras harus diiringi perlindungan agar keluarga tetap terlindungi saat risiko datang,” tegasnya.


Sementara itu, KH. Kodir, S.H.I., M.Pd. menyatakan BAZNAS Kabupaten Banyumas siap mendukung perlindungan bagi pekerja rentan dan mendukung program Bupati Banyumas agar setiap ASN mengasuh minimal satu pekerja rentan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.


“InsyaAllah program ini akan dibahas secara serius, rutin dalam rapat pimpinan BAZNAS setiap hari Senin agar manfaat perlindungan benar-benar dirasakan masyarakat kecil,” ujarnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur ARK, Pembina PERISAI Rizky, Fajat dan unsur PERISAI BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto. 


Melalui sinergi ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak pekerja Banyumas terlindungi demi masa depan yang lebih aman, sejahtera dan bermartabat.


Sebagai penutup, BPJS Ketenagakerjaan mengingatkan bahwa seluruh manfaat perlindungan hanya dapat dirasakan apabila peserta aktif dan rutin membayar iuran tepat waktu. Selama kepesertaan aktif, seluruh hak dan manfaat jaminan sosial tetap melekat dan siap diberikan saat risiko terjadi. 


Namun apabila kepesertaan tidak aktif, maka hak atas perlindungan dan manfaat program juga tidak dapat diberikan.


(Djarmanto-YF2DOI)