𝐌𝐞𝐦𝐩𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐈𝐧𝐭𝐞𝐠𝐫𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐉𝐮𝐫𝐧𝐚𝐥𝐢𝐬𝐭𝐢𝐤: 𝐊𝐨𝐦𝐢𝐭𝐦𝐞𝐧 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐆𝐫𝐨𝐮𝐩 𝐑𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚 𝐉𝐚𝐲𝐚 𝐒𝐚𝐤𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐌𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐬𝐚 𝐌𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮𝐢 𝐅𝐚𝐤𝐭𝐚 ​

𝐒𝐄𝐌𝐀𝐑𝐀𝐍𝐆, 𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚𝐫𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧𝐞𝐰𝐬 𝐜𝐨𝐦 — 5 Agustus 2026 Media Group Realita Jaya Sakti menegaskan komitmennya dalam menyajikan informasi yang jujur, tajam, dan edukatif kepada publik, terkhusus bagi seluruh jajaran pimpinan, redaksi, dan insan wartawan yang tergabung dalam jaringan jurnalisme Media Group Realita Jaya Sakti.

Di bawah kepemimpinan KRT Ardhi Solehudin, SH, M. Kom selaku Pemimpin Umum/Pemilik Media, Media Group Realita Jaya Sakti terus mendorong peran wartawan agar senantiasa menjaga profesionalisme dan kode etik jurnalisme di tengah pesatnya dinamika informasi.

𝟓. 𝐏𝐢𝐥𝐚𝐫 𝐔𝐭𝐚𝐦𝐚 𝐏𝐞𝐧𝐲𝐚𝐣𝐢𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚

Untuk memastikan kualitas karya jurnalistik yang dihasilkan, setiap insan pers Media Group Realita Jaya Sakti diimbau untuk memegang teguh 5 pilar berikuts:

𝐉𝐮𝐫𝐧𝐚𝐥𝐢𝐬𝐦𝐞 𝐁𝐞𝐫𝐰𝐚𝐰𝐚𝐬𝐚𝐧

Menyuarakan kebenaran dengan etika dan profesionalisme.

Mengedepankan kepentingan publik di atas segalanya.

𝐊𝐞𝐜𝐞𝐩𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐀𝐤𝐮𝐫𝐚𝐬𝐢

Melaporkan fakta secara cepat tanpa mengorbankan ketelitian.

Melalui proses verifikasi berita yang ketat.

𝐈𝐧𝐨𝐯𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚

Beradaptasi dengan teknologi baru untuk penyajian berita modern.

Menciptakan konten yang relevan, menarik, dan berdaya saing.

𝐊𝐞𝐩𝐞𝐫𝐜𝐚𝐲𝐚𝐚𝐧 𝐏𝐮𝐛𝐥𝐢𝐤

Membangun integritas pers sebagai sumber berita yang andal.

Berpegang teguh pada prinsip objektivitas.

𝐊𝐨𝐥𝐚𝐛𝐨𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐉𝐚𝐫𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚

Memperkuat sinergi antar-platform media.

Menjangkau audiens yang lebih luas secara efektif.

𝐏𝐫𝐢𝐧𝐬𝐢𝐩 𝐔𝐭𝐚𝐦𝐚 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐉𝐚𝐲𝐚 𝐒𝐚𝐤𝐭𝐢

Dalam mengemban tugas jurnalistik di lapangan, seluruh jajaran wartawan dan staf redaksi diharapkan senantiasa:

𝐌𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐩𝐢𝐥𝐚𝐫 𝐢𝐧𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐬𝐢 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐩𝐞𝐫𝐜𝐚𝐲𝐚 bagi masyarakat luas.

𝐌𝐞𝐧𝐠𝐡𝐚𝐝𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐫𝐬𝐩𝐞𝐤𝐭𝐢𝐟 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 dalam setiap ulasan berita.

𝐌𝐞𝐧𝐝𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐚𝐥𝐨𝐠 𝐩𝐮𝐛𝐥𝐢𝐤 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐬𝐞𝐡𝐚𝐭 guna mendewasakan kehidupan berbangsa.

𝐌𝐞𝐧𝐣𝐮𝐧𝐣𝐮𝐧𝐠 𝐭𝐢𝐧𝐠𝐠𝐢 𝐤𝐨𝐝𝐞 𝐞𝐭𝐢𝐤 𝐣𝐮𝐫𝐧𝐚𝐥𝐢𝐬𝐭𝐢𝐤 sebagai pedoman utama bertugas.

Slogan & Semboyan Perusahaan:

INTEGRITAS • AKTUAL • NASIONAL

"Bersinergi Membangun Bangsa Melalui Fakta"

(Red/KRT)