๐๐๐ง๐ฒ๐ฎ๐ฆ๐๐ฌ, mediarealitanews.com – Maraknya aksi kejahatan jalanan dan teror geng motor kembali memakan korban jiwa dan meresahkan warga Kabupaten Banyumas. Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial DPP (15), warga Kelurahan Rejasari, menjadi korban pembacokan brutal oleh rombongan pemuda bersenjata tajam di Jalan Veteran, depan Cafe Gasle, Kelurahan Pasirmuncang, Kecamatan Purwokerto Barat, Sabtu dini hari (24/10/2026) sekira pukul 02.00 WIB.
Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan Resmi di Polresta Banyumas, aksi penganiayaan berat tersebut bermula saat korban berboncengan dengan rekannya, Fadlan, usai berkunjung dari rumah neneknya di wilayah Tanjung.
Tanpa sebab yang jelas, perjalanan mereka mendadak dihentikan secara brutal oleh sekelompok geng motor beranggotakan sekitar 6 orang yang mengendarai dua sepeda motor. Pelaku langsung menendang sepeda motor korban hingga terjatuh. Saat korban tidak berdaya di jalanan, salah satu pelaku tanpa belas kasihan mendaratkan sabetan senjata tajam jenis celurit ke punggung korban hingga menderita luka sabetan yang cukup dalam.
Usai melancarkan aksi kejamnya, para pelaku langsung tancap gas melarikan diri meninggalkan korban yang bersimbah darah. Korban yang ditolong oleh dua warga sekitar akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Purwokerto untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Orang tua korban, Bendi Septino, secara resmi telah melaporkan tragedi berdarah ini ke Mapolresta Banyumas pada Sabtu pagi (24/10/2026) pukul 05.00 WIB agar para pelaku segera ditangkap dan diproses hukum.
"Anak saya diantar pulang dalam kondisi luka parah di punggung akibat sabetan celurit. Mereka diserang dan dihadang secara mendadak saat melintas di Jalan Veteran," tegas Bendi saat memberikan keterangan.
Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi kondusivitas keamanan di wilayah hukum Polresta Banyumas. Masyarakat kini menuntut tindakan nyata dan respons cepat dari Satreskrim Polresta Banyumas untuk segera memburu, menangkap, dan menindak tegas seluruh anggota geng motor yang terlibat (saat ini masih dalam status penyelidikan/lidik).
Selain itu, jajaran kepolisian didesak untuk meningkatkan patroli skala besar pada jam-jam rawan malam guna memberantas aksi premanisme jalanan dan menjamin keamanan warga Purwokerto dari teror geng motor yang makin merajalela.
(Red/KRT)
.jpg)