𝐌𝐞𝐧𝐣𝐚𝐠𝐚 𝐌𝐚𝐫𝐰𝐚𝐡 𝐏𝐞𝐫𝐬 𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐢𝐚: 𝐏𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐆𝐫𝐨𝐮𝐩 𝐑𝐉𝐒 𝐓𝐞𝐠𝐚𝐬𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠𝐧𝐲𝐚 𝐒𝐨𝐥𝐢𝐝𝐢𝐭𝐚𝐬, 𝐊𝐞𝐬𝐞𝐭𝐚𝐫𝐚𝐚𝐧 𝐏𝐫𝐨𝐬𝐞𝐝𝐮𝐫𝐚𝐥, 𝐝𝐚𝐧 𝐈𝐧𝐭𝐞𝐠𝐫𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐏𝐫𝐨𝐟𝐞𝐬𝐢 𝐉𝐮𝐫𝐧𝐚𝐥𝐢𝐬

​𝐒𝐄𝐌𝐀𝐑𝐀𝐍𝐆, 𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚𝐫𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧𝐞𝐰𝐬 𝐜𝐨𝐦 - 2 November 2026 Profesi jurnalis merupakan pilar penting dalam menjaga keseimbangan demokrasi serta mengawal transparansi publik di Indonesia. Sebagai bagian dari komitmen penegakan etika kewartawanan, KRT Ardhi Solehudin, SH, M.Kom, seorang praktisi jurnalis, pengamat integritas publik, sekaligus Pendiri Media Group Realita Jaya Sakti (RJS), menyampaikan seruan strategis mengenai pentingnya soliditas dan marwah profesi wartawan.


​Sebagai sosok yang aktif dalam penegakan kontrol sosial dan independensi pers, KRT Ardhi Solehudin menekankan bahwa kewartawanan adalah tugas mulia (officium nobile) yang memerlukan standar moral tingginya komitmen etis.


​𝟏. 𝐊𝐞𝐬𝐞𝐭𝐚𝐫𝐚𝐚𝐧 𝐏𝐚𝐲𝐮𝐧𝐠 𝐇𝐮𝐤𝐮𝐦 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐭𝐚𝐧𝐝𝐚𝐫 𝐉𝐮𝐫𝐧𝐚𝐥𝐢𝐬𝐭𝐢𝐤


​KRT Ardhi Solehudin menegaskan bahwa tidak ada stratifikasi atau kasta dalam profesi kewartawanan. Seluruh jurnalis di tanah air berpijak pada fondasi hukum yang sama, yakni Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik di bawah naungan Dewan Pers.


​"Setiap jurnalis dari media mana pun mengemban harkat dan martabat profesi yang sama. Perbedaan yang ada hanyalah tata kelola manajemen dan kebijakan redaksional internal masing-masing perusahaan media. Oleh karena itu, sesama insan pers tidak boleh ada sikap saling membedakan, merasa lebih tinggi, atau mengotak-ngotakkan profesi. Kita semua berdiri dalam kesetaraan hukum dan tanggung jawab publik yang sama," ujar KRT Ardhi Solehudin.


​𝟐. 𝐌𝐞𝐦𝐩𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐏𝐞𝐫𝐬 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐏𝐢𝐥𝐚𝐫 𝐊𝐞𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐃𝐞𝐦𝐨𝐤𝐫𝐚𝐬𝐢


​Dalam pandangannya, penguatan pers sebagai pilar keempat demokrasi tidak dapat dicapai jika antar-sesama insan pers saling memecah belah. Kolegialitas dan rasa saling menghormati antarwartawan menjadi syarat mutlak agar fungsi kontrol sosial berjalan efektif dan dipercaya oleh masyarakat.


​𝟑. 𝐏𝐞𝐧𝐞𝐤𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐛𝐚𝐠𝐢 𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐁𝐞𝐬𝐚𝐫 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐆𝐫𝐨𝐮𝐩 𝐑𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚 𝐉𝐚𝐲𝐚 𝐒𝐚𝐤𝐭𝐢 (𝐑𝐉𝐒)


​Secara khusus dan spesifik, KRT Ardhi Solehudin memberikan instruksi serta panduan etis kepada seluruh jurnalis, wartawan daerah, dan tim redaksi yang bernaung di bawah Media Group Realita Jaya Sakti (RJS):


​𝐌𝐞𝐧𝐠𝐮𝐭𝐚𝐦𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐨𝐥𝐢𝐝𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐓𝐢𝐦: Seluruh anggota redaksi wajib menjaga kekompakan, kerja sama lintas wilayah, dan komunikasi yang harmonis dalam menjalankan tugas investigasi maupun peliputan harian.


​𝐌𝐞𝐧𝐢𝐤𝐢𝐬 𝐄𝐠𝐨 𝐏𝐞𝐫𝐬𝐨𝐧𝐚𝐥: Menghilangkan sikap egoistis, kesombongan intelektual, atau merasa diri paling pintar (ego paling pinter). Keahlian teknis dan pengetahuan hukum pers hendaknya digunakan untuk membimbing sesama rekan, bukan untuk mendegradasi rekan sejawat.


​𝐌𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐄𝐭𝐢𝐤𝐚 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐓𝐮𝐧𝐭𝐮𝐧𝐚𝐧: Setiap wartawan RJS diwajibkan menjadikan Kode Etik Jurnalistik, prinsip independensi, serta integritas sebagai pedoman utama di lapangan guna menjaga nama baik lembaga pers RJS.


​"Soliditas internal dan kerendahan hati untuk terus belajar adalah kunci utama keberlanjutan media kita. Jurnalis Media Group RJS harus menjadi panutan—berani menyuarakan kebenaran, tegas mengawal integritas publik, namun tetap santun dan profesional terhadap sesama insan pers," tutup KRT Ardhi Solehudin.

(Red/KRT)