Tanpa judul

 


𝐊𝐮𝐝𝐮𝐬, 𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚𝐫𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧𝐞𝐰𝐬.𝐜𝐨𝐦 - Penjabat Bupati Kudus, M Hasan Chabibie yang didampingi Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi1 Susanto dan Dandim 0722/Kudus Kudus Letkol Inf Andreas Yudhi Wibowo memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2024 di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Kamis (4/4/2024).


Pj Bupati Kudus, M Hasan Chabibie membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang berisi beberapa poin penting, terutama terkait persiapan menyambut arus mudik lebaran.


Dalam sambutan tersebut, M Hasan Chabibie  menyampaikan Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2024 sebagai komitmen nyata sinergisitas TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan Hari Raya Idulfitri 1445 H.


Lewat sambutan tertulisnya yang dibacakan Pj. Bupati Kudus, Kapolri memaparkan jika berdasarkan survei Indikator, kepuasan masyarakat atas penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2023 mencapai 89,5%, meningkat 15,7% dari tahun sebelumnya.


“Tahun ini diperkirakan terdapat potensi pergerakan masyarakat sebesar 193,6 juta orang, naik 56,4% dari tahun sebelumnya. Untuk menjawab tantangan ini, TNI-Polri bersama stakeholder terkait melaksanakan Operasi Terpusat ‘Ketupat Candi 2024’ dengan melibatkan 155.165 personel, selama 13 hari dari tanggal 4 hingga 16 April 2024,” sebutnya.


Dijelaskan oleh Kapolri, dalam Kebijakan pengaturan lalu lintas dan penyeberangan selama arus mudik dan balik Angkutan Lebaran 2024/1445 H harus diimplementasikan secara presisi di lapangan dan disosialisasikan kepada masyarakat. Aspek keamanan dan kelancaran lalu lintas harus dijaga dengan baik.


“Sinergi dan koordinasi antara Satgas Pusat, Satgas Daerah, dan stakeholder terkait harus optimal, sehingga pengguna jalan merasa aman dan nyaman,” ujarnya.


Sementara itu, Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas TNI, Polri, Pemkab Kudus dan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.


Dalam operasi ini, lanjut Kapolres, Polres Kudus telah menyiapkan 2 Pos yakni Pos Terpadu Terminal Induk Jati Kudus dan Pos Sinergitas TNI-Polri di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan Pos Strong point di tujuh titik.


“Harapannya pos-pos yang telah digelar ini mampu memberikan pelayanan prima dan pengamanan optimal, sehingga masyarakat dapat merasakan “Mudik Aman, Ceria, Penuh Makna,” terangnya.


AKBP Dydit Dwi Susanto mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan yang telah berpartisipasi dalam mendukung operasi ini.


Pada kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H kepada seluruh umat Islam yang merayakan.





Penjabat Bupati Kudus, M Hasan Chabibie yang didampingi Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto dan Dandim 0722/Kudus Kudus Letkol Inf Andreas Yudhi Wibowo memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2024 di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Kamis (4/4/2024).


Pj Bupati Kudus, M Hasan Chabibie membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang berisi beberapa poin penting, terutama terkait persiapan menyambut arus mudik lebaran.


Dalam sambutan tersebut, M Hasan Chabibie  menyampaikan Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2024 sebagai komitmen nyata sinergisitas TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan Hari Raya Idulfitri 1445 H.


Lewat sambutan tertulisnya yang dibacakan Pj. Bupati Kudus, Kapolri memaparkan jika berdasarkan survei Indikator, kepuasan masyarakat atas penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2023 mencapai 89,5%, meningkat 15,7% dari tahun sebelumnya.


“Tahun ini diperkirakan terdapat potensi pergerakan masyarakat sebesar 193,6 juta orang, naik 56,4% dari tahun sebelumnya. Untuk menjawab tantangan ini, TNI-Polri bersama stakeholder terkait melaksanakan Operasi Terpusat ‘Ketupat Candi 2024’ dengan melibatkan 155.165 personel, selama 13 hari dari tanggal 4 hingga 16 April 2024,” sebutnya.


Dijelaskan oleh Kapolri, dalam Kebijakan pengaturan lalu lintas dan penyeberangan selama arus mudik dan balik Angkutan Lebaran 2024/1445 H harus diimplementasikan secara presisi di lapangan dan disosialisasikan kepada masyarakat. Aspek keamanan dan kelancaran lalu lintas harus dijaga dengan baik.


“Sinergi dan koordinasi antara Satgas Pusat, Satgas Daerah, dan stakeholder terkait harus optimal, sehingga pengguna jalan merasar aman dan nyaman,” ujarnya.


Sementara itu, Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas TNI, Polri, Pemkab Kudus dan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.


Dalam operasi ini, lanjut Kapolres, Polres Kudus telah menyiapkan 2 Pos yakni Pos Terpadu Terminal Induk Jati Kudus dan Pos Sinergitas TNI-Polri di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan Pos Strong point di tujuh titik.


“Harapannya pos-pos yang telah digelar ini mampu memberikan pelayanan prima dan pengamanan optimal, sehingga masyarakat dapat merasakan “Mudik Aman, Ceria, Penuh Makna,” terangnya.


AKBP Dydit Dwi Susanto mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan yang telah berpartisipasi dalam mendukung operasi ini.


Pada kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H kepada seluruh umat Islam yang merayakan.





Khnza

Lebih baru Lebih lama