𝑺𝑬𝑴𝑨𝑹𝑨𝑵𝑮 𝒎𝒆𝒅𝒊𝒂𝒓𝒆𝒂𝒍𝒊𝒕𝒂𝒏𝒆𝒘𝒔 𝒄𝒐𝒎 Suasana hangat namun penuh gagasan mewarnai acara Buka Puasa Bersama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan insan pers se-Jawa Tengah.
Acara yang dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Ketua PWI Jateng, Setiawan Hendra, menekankan pentingnya transparansi informasi. Namun, ia mengingatkan bahwa transparansi tidak berarti "telanjang" tanpa etika.
"Tugas wartawan itu sebenarnya adalah membunuh prasangka. Kita hindari miskomunikasi dan hal-hal yang menjauhkan kita dari substansi, agar media bisa menjadi bagian dari solusi," tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah memberikan pernyataan yang cukup keras namun solutif. Beliau meminta rekan-rekan media untuk tidak segan memberikan kritik dan masukan melalui proses brainstorming dengan dinas-dinas terkait.
"Kalau ada dinas kita yang sampai menutup informasi, laporkan saya! Saya copot mereka!" tegas Gubernur, disambut tepuk tangan dari para jurnalis yang hadir.
Beliau menambahkan bahwa keterbukaan informasi publik adalah hak masyarakat yang dilindungi undang-undang.
Akuntabilitas pemerintah hanya bisa terwujud jika informasi dapat diakses dengan baik oleh publik melalui media.
Gubernur berharap semangat kolaboratif ini dapat diarahkan pada tujuan yang lebih besar, yakni kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah. Media diharapkan terus mengedukasi masyarakat dan mengawal program-program pemerintah, terutama dalam upaya mereduksi angka kemiskinan di wilayah tersebut.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang menunjukkan kekompakan antara jajaran pemerintah dan awak media, sebagai simbol kesiapan untuk bersinergi membangun Jawa Tengah yang lebih baik dan transparan.(**)
Rilis : Mulyadi Tanjung.
#jatengopeni
#cilacapmajubesar
