𝑱𝑨𝑲𝑨𝑹𝑻𝑨, 𝒎𝒆𝒅𝒊𝒂𝒓𝒆𝒂𝒍𝒊𝒕𝒂𝒏𝒆𝒘𝒔 𝒄𝒐𝒎 – Suasana pelepasan Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Senin (16/3/2026), mendadak riuh.
Bukan karena kemacetan, melainkan karena tawa pecah saat Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menemukan sebuah bus "nyasar" di antara ratusan armada lainnya.
Bus tersebut bukan sembarang bus. Dengan livery merah menyala khas klub raksasa Inggris, Manchester United (MU), armada milik Jasa Raharja ini sukses mencuri perhatian sang Gubernur.
Mantan Kapolda Jateng tersebut tampak terkejut sekaligus terhibur. Sambil tersenyum, Luthfi langsung menyinggung performa tim berjuluk The Red Devils yang baru saja meraih kemenangan 3-1 di Liga Premier Inggris malam sebelumnya.
“Bus MU? Heh, semalam MU habis menang 3-1 nih. Ini busnya ke Jateng? Jangan-jangan ini mudiknya ke Inggris,” kelakar Luthfi yang disambut gelak tawa para kru dan pemudik.
Tak sekadar bercanda dari luar, rasa penasaran membawa Luthfi naik ke dalam bus tersebut. Di hadapan sopir dan penumpang yang didominasi pedagang kaki lima hingga mahasiswa, ia kembali melempar banyolan: “Ini mudiknya ke mana? Jangan-jangan ke Manchester,” ujarnya yang lagi-lagi membuat suasana kabin menjadi cair dan penuh tawa.
Faktanya, bus "Setan Merah" ini tidak akan menyeberangi Samudra Atlantik, melainkan membawa para perantau pulang ke Kabupaten Tegal.
Di salah satu baris kursi, nampak senyum sumringah dari para penumpang yang merasa terhibur dengan candaan sang Gubernur. Salah satunya adalah Slamet (45), seorang pedagang nasi goreng asal Tegal yang sudah sepuluh tahun merantau di Jakarta.
"Kaget juga tadi Pak Gubernur tiba-tiba naik dan nanya mau ke Manchester apa bukan," ujar Slamet sambil terkekeh.
"Biarpun busnya gambar bola Inggris, yang penting tujuannya tetap ke Tegal. Saya sangat terbantu dengan mudik gratis ini, uangnya bisa buat beli baju baru anak-anak di kampung.
Rasanya lebih tenang kalau pulang bareng-bareng begini."
Senada dengan Slamet, seorang mahasiswi bernama Arini yang baru pertama kali ikut program ini merasa suasana keberangkatan tahun ini sangat berkesan.
"Tadinya sempat tegang nunggu berangkat, tapi gara-gara bus MU ini jadi ramai. Lucu saja, berasa mudik eksklusif pakai bus klub bola dunia," tambahnya.
Pemprov Jateng secara total memberangkatkan 325 bus dari Jakarta yang mengangkut 16.186 pemudik menuju 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Selain dari Jakarta, keberangkatan juga difasilitasi dari Bandung dengan 23 bus tambahan yang dilepas oleh Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.
"Mudik Gampang, Balik Tenang"
Total Armada (Jakarta-Bandung): 348 Bus
Total Peserta: 16.000+ Orang
Target: Perantau sektor informal (PKL, buruh, mahasiswa).
Bentuk Nyata "Negara Hadir"
Bagi Ahmad Luthfi, agenda ini bukan sekadar rutinitas transportasi tahunan, melainkan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warganya di perantauan.
“Semua tumplek blek, kita openi (rawat) untuk meringankan beban masyarakat kita di perantauan. Ini adalah bentuk negara hadir di tengah-tengah masyarakat,” tegas Luthfi sebelum melepas rangkaian bus tersebut. (**)
Rilis: Mulyadi tanjung
(Korkab Alfa center cilacap)
