𝐉𝐀𝐖𝐀 𝐓𝐄𝐍𝐆𝐀𝐇, 𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚𝐫𝐫𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧𝐞𝐰𝐬 𝐜𝐨𝐦 - 1 Mei 2026 Menjelang peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day) yang jatuh pada tanggal 3 Mei 2026, Media Group Realita Jaya Sakti (RJS) bersama Satuan Tugas Khusus Pers Guard secara resmi menyampaikan pernyataan sikap untuk mendukung penuh kemerdekaan pers sebagai pilar utama demokrasi nasional.
KRT Ardhi Solehudin, SH, M. Mkom, selaku pemilik media sekaligus pengamat integritas publik, menegaskan bahwa momentum tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat krusial akan fungsi kontrol sosial jurnalisme.
"𝑲𝒆𝒃𝒆𝒃𝒂𝒔𝒂𝒏 𝒑𝒆𝒓𝒔 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒌𝒂𝒅𝒂𝒓 𝒉𝒂𝒌 𝒊𝒔𝒕𝒊𝒎𝒆𝒘𝒂 𝒑𝒓𝒐𝒇𝒆𝒔𝒊, 𝒎𝒆𝒍𝒂𝒊𝒏𝒌𝒂𝒏 𝒉𝒂𝒌 𝒎𝒂𝒔𝒚𝒂𝒓𝒂𝒌𝒂𝒕 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒎𝒆𝒏𝒅𝒂𝒑𝒂𝒕𝒌𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒃𝒆𝒏𝒂𝒓𝒂𝒏. 𝑻𝒂𝒏𝒑𝒂 𝒑𝒆𝒓𝒔 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒃𝒂𝒔, 𝒂𝒌𝒖𝒏𝒕𝒂𝒃𝒊𝒍𝒊𝒕𝒂𝒔 𝒑𝒆𝒎𝒆𝒓𝒊𝒏𝒕𝒂𝒉 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒍𝒖𝒎𝒑𝒖𝒉 𝒅𝒂𝒏 𝒎𝒂𝒔𝒚𝒂𝒓𝒂𝒌𝒂𝒕 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒉𝒊𝒍𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒌𝒐𝒎𝒑𝒂𝒔 𝒊𝒏𝒇𝒐𝒓𝒎𝒂𝒔𝒊𝒏𝒚𝒂. 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒅𝒊 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑮𝒓𝒐𝒖𝒑 𝑹𝑱𝑺 𝒃𝒆𝒓𝒌𝒐𝒎𝒊𝒕𝒎𝒆𝒏 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒕𝒆𝒓𝒖𝒔 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒈𝒂 𝒊𝒏𝒕𝒆𝒈𝒓𝒊𝒕𝒂𝒔 𝒕𝒆𝒓𝒔𝒆𝒃𝒖𝒕," ujar KRT Ardhi Solehudin.
𝐒𝐞𝐣𝐚𝐫𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐓𝐚𝐧𝐭𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐌𝐨𝐝𝐞𝐫𝐧
Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia, yang berakar dari Deklarasi Windhoek 1991 dan diproklamasikan oleh PBB sejak 1993, menjadi pengingat atas pengorbanan para jurnalis yang gugur dalam tugas. Menghadapi dinamika tahun 2026, Media Group RJS menyoroti dua poin fundamental bagi insan pers Indonesia:
𝐏𝐢𝐥𝐚𝐫 𝐏𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐚𝐦𝐚𝐧𝐚𝐧: Jurnalisme independen adalah syarat mutlak terciptanya kepercayaan publik dan perdamaian, terutama dalam mengawal pemulihan ekonomi dan stabilitas nasional di tengah krisis. Perlindungan terhadap jurnalis, termasuk jurnalis perempuan, adalah harga mati demi melindungi hak publik atas informasi.
𝐍𝐚𝐯𝐢𝐠𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐢 𝐄𝐫𝐚 𝐀𝐈 𝐝𝐚𝐧 𝐓𝐫𝐚𝐧𝐬𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐬𝐢 𝐃𝐢𝐠𝐢𝐭𝐚𝐥: Di tengah gempuran algoritma dan Kecerdasan Buatan (AI), insan pers harus tetap menjadi filter informasi yang valid. Transformasi digital harus dihadapi dengan penguatan literasi media dan tata kelola berbasis Hak Asasi Manusia serta kesetaraan gender.
𝐀𝐩𝐫𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐫𝐮𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐦𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭
Seluruh jajaran keluarga besar Media Group Realita Jaya Sakti dan Satgas Pers Guard mengucapkan:
"𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐇𝐚𝐫𝐢 𝐊𝐞𝐛𝐞𝐛𝐚𝐬𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐬 𝐒𝐞𝐝𝐮𝐧𝐢𝐚 𝟐𝟎𝟐𝟔" kepada seluruh rekan-rekan jurnalis dari Sabang sampai Merauke.
"Mari kita jadikan peringatan ini sebagai suntikan semangat untuk tetap berani, jujur, dan berintegritas. Teruslah berkarya demi kemajuan bangsa, karena pena jurnalis adalah senjata paling ampuh untuk menjaga martabat keadilan," tutup KRT Ardhi Solehudin.
𝐑𝐞𝐝
