Wukuf Arafah, Jamaah Haji Banyumas Siap Raih Haji Mabrur

 

MEKKAH, mediarealitanews com - Puncak ibadah haji 1447 Hijriah memasuki fase paling sakral dengan pelaksanaan wukuf di Arafah pada Selasa (26/05/2026) bertepatan 9 Dzulhijjah 1447 H. Jutaan jamaah haji dari berbagai penjuru dunia larut dalam lautan doa, dzikir, dan munajat penuh harap di Padang Arafah sebagai inti dari seluruh rangkaian ibadah haji menuju Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).


Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Banyumas, Afifudin Idrus, menyampaikan harapannya agar penyelenggaraan ibadah haji tahun ini semakin baik dan berkualitas. “Semoga penyelenggaraan ibadah haji 1447 H semakin aman, nyaman, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jamaah. Semoga seluruh tamu Allah diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah hingga memperoleh haji yang mabrur,” tegasnya.


Ia juga menekankan pentingnya profesionalitas dan keikhlasan para petugas dalam mendampingi jamaah selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, pelayanan yang humanis dan penuh kepedulian menjadi kunci terciptanya kenyamanan jamaah di tengah padatnya aktivitas puncak haji. Jamaah pun diimbau menjaga kesehatan, memperbanyak minum, mengikuti arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama fase Armuzna berlangsung.


Sementara itu, PPIH Kloter 73 SOC, Dudiyono, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh tahapan menjelang wukuf di Arafah. “Alhamdulillah, seluruh jamaah Kloter 73 SOC dapat mengikuti tahapan puncak haji dengan tertib, kondusif, dan tetap kompak. Petugas kesehatan sigap melayani jamaah, sementara pembimbing ibadah terus mengedukasi jamaah agar syarat, rukun, wajib, dan sunnah haji dapat dijalankan secara optimal,” ujarnya di lokasi kegiatan.


Hal senada disampaikan Muhammad Sihabudin, Karom 9 SOC 73 asal Sokaraja Banyumas. Ia mengaku merasakan eratnya kekeluargaan dan kekompakan antarjamaah maupun petugas selama menjalani fase puncak ibadah haji. “Berbagai tantangan fisik dan psikis dapat dilalui bersama karena sinergi tim yang terus terbangun dengan semangat: ‘Salam kompak, ora kompak ora kepenak’,” ungkapnya penuh semangat.


Wukuf di Arafah bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan ruhani menuju ketundukan total kepada Allah SWT. Di hamparan Padang Arafah yang suci, jutaan tamu Allah menadahkan tangan dengan air mata harap, memohon ampunan, keberkahan, serta keselamatan dunia dan akhirat, demi meraih predikat haji yang mabrur sepanjang hayat.


(Dudi/Djarmanto-YF2DOI)