𝐏𝐔𝐑𝐁𝐀𝐋𝐈𝐍𝐆𝐆𝐀, 𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚𝐫𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧𝐞𝐰𝐬 𝐜𝐨𝐦 – Langkah tajam dan konkret dalam memperkuat pilar penegakan hukum serta kontrol sosial terus digelorakan. Pemilik Media Group Realita Jaya Sakti yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Jawa Tengah, Dewan Pembina Aliansi Jurnalis Independen Indonesia (AKJII), serta Pengamat Integritas Publik, KRT Ardhi Solehudin, S.H., M.Kom., menggelar kunjungan silaturahmi strategis ke Markas Kepolisian Resor (Polres) Purbalingga, Rabu (19/08/2026).
Dalam kunjungan berbobot ini, KRT Ardhi Solehudin, S.H., M.Kom., didampingi oleh wartawan senior media Indonesia Satu, Narsono Son. Kedatangan jajaran pimpinan pers dan insan media ini diterima langsung secara terbuka, penuh kehangatan, dan profesional oleh Kasat Resnarkoba Polres Purbalingga, AKP Ihwan Ma'ruf, S.H., M.H., yang didampingi oleh Kanit 1 Narkoba, Roni, di ruang kerja Kasat Resnarkoba.
Pertemuan lintas profesi ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan momentum konsolidasi taktis untuk membangun sinergitas yang lugas dan berdampak nyata bagi masyarakat dalam memerangi jaringan serta peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Purbalingga.
Tuntutan Profesionalisme Tanpa Batas Jajaran Satresnarkoba
Dalam paparan tegasnya mengenai manajemen operasional kepolisian, Kasat Resnarkoba Polres Purbalingga, AKP Ihwan Ma'ruf, S.H., M.H., menekankan doktrin kerja dan dedikasi tinggi bagi seluruh personelnya. Ia menegaskan bahwa integritas serta kapabilitas seorang anggota Satresnarkoba diuji secara menyeluruh.
"Program kerja personel kami menuntut fleksibilitas dan profesionalisme mutlak. Anggota tidak boleh hanya terpaku di balik meja kerja atau ruang kantor semata. Mereka harus memiliki jam terbang, ketajaman analisis, dan ketangkasan operasional di lapangan, yang kemudian diintegrasikan secara presisi dalam berkas penyidikan resmi di kantor. Keseimbangan antara penindakan lapangan yang terukur dan legalitas penyidikan yang akuntabel adalah kunci utama," tegas AKP Ihwan Ma'ruf di hadapan insan media.
Sinergitas Berbobot: Pers dan Satresnarkoba Sebagai Front Terdepan
Menanggapi komitmen tegas jajaran Satresnarkoba, KRT Ardhi Solehudin, S.H., M.Kom., menyatakan apresiasi setinggi-tingginya. Sebagai Tokoh Pers dan Pengamat Integritas Publik, ia menegaskan bahwa kolaborasi antara kepolisian dan media massa harus memiliki daya dobrak yang kuat (menggigil) agar memberi efek jera sekaligus perlindungan menyeluruh bagi generasi bangsa.
Penguatan sinergi strategis ini membedah 4 (empat) pilar utama yang saling mengunci:
Edukasi & Penyebaran Informasi Masif: Media bertindak sebagai corong edukasi terdepan untuk menyuarakan secara agresif akan bahaya laten dan dampak destruktif narkoba hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.
Keterbukaan Publik & Transparansi Hukum: Komitmen Kasat Resnarkoba dalam menyajikan data dan keterbukaan informasi publik secara transparan terkait pengungkapan kasus menjadi bentuk pertanggungjawaban hukum yang kredibel.
Pemberitaan Preventif Berdampak: Kampanye antinarkoba dikemas lewat narasi berita positif, tajam, dan edukatif sehingga mampu membendung ruang gerak spekulasi serta menciptakan deteksi dini di tengah publik.
Kontrol Sosial & Pengawasan Independen: Insan pers menjalankan peran independennya sebagai agen pengawasan sosial yang konstruktif guna mendukung kerja penegakan hukum agar tetap berada di jalur integritas yang bersih dan profesional.
Pertemuan ini mempertegas komitmen bersama bahwa sinergi antara kepolisian dan media bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah aliansi taktis untuk menciptakan iklim Purbalingga yang bersih, aman, dan bebas dari kejahatan narkotika.
(Red/KRT)
.jpg)