Dari Garis Keturunan Petani Menuju Tameng Kebenaran: KRT Ardhi Solehudin Tegaskan Dedikasi Melalui Slogan "Pelindung Rakyat, Pengawal Keadilan"

​𝐏𝐔𝐑𝐁𝐀𝐋𝐈𝐍𝐆𝐆𝐀, 𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚𝐫𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧𝐞𝐰𝐬 𝐜𝐨𝐦 — 11 Oktober 2026 Mengakar dari keteguhan seorang anak petani hingga bertransformasi menjadi salah satu tokoh kunci di panggung pers dan hukum, KRT Ardhi Solehudin, S.H., M.Kom. mengukuhkan komitmen pengabdian tanpa batas bagi bangsa. Sebagai jurnalis senior, pemilik Media Group Realita Jaya Sakti, serta pimpinan berbagai organisasi pers dan institusi bantuan hukum, beliau memadukan filosofi dasar tanah kelahiran dengan nilai-nilai pengayoman publik yang kokoh.


​Dalam visinya, KRT Ardhi meluncurkan narasi dan slogan pengabdian yang lebih berbobot dan spektakuler: "Pelindung Rakyat, Pengawal Keadilan". Slogan ini mengintegrasikan peran pers independen, penegakan hukum, serta kemitraan strategis pengayoman publik dalam satu gema perjuangan yang nyata.


​"Petani adalah Penyangga Tatanan Negara Indonesia (PETANI) yang mengajarkan kita tentang filosofi proses—menanam ketulusan, merawat kesabaran, dan memanen kehormatan. Nilai-nilai inilah yang menjadi benteng moral saya. Melalui semangat 'Pelindung Rakyat, Pengawal Keadilan', pers dan instrumen pengayoman tidak boleh jarak dari akar rumput. Kita hadir untuk mengayomi yang lemah, menyuarakan kebenaran, serta memastikan keadilan berdiri tegak bagi seluruh lapisan masyarakat," tegas KRT Ardhi Solehudin, S.H., M.Kom.  


​Berbekal kepakaran di bidang Hukum dan Teknologi Informasi (S.H., M.Kom.), KRT Ardhi memanfaatkan kedalaman akademis dan kepemimpinannya di Media Group Realita Jaya Sakti serta organisasi pers untuk membentengi profesionalisme jurnalis di era digital. Beliau menegaskan bahwa pers yang kuat bukan hanya sekadar penyampai warta, melainkan pilar kontrol sosial yang kritis, edukatif, dan berintegritas tinggi demi kemaslahatan bersama.  


​KRT Ardhi menambahkan bahwa sinergi antara pers, penegak hukum, dan elemen masyarakat adalah kunci utama terciptanya kedaulatan bangsa yang merdeka dan bermartabat.  


​"Ketika pers dan pengayom publik bersatu padu menjadi 'Pelindung Rakyat, Pengawal Keadilan', maka hak-hak rakyat akan terjaga, supremasi hukum akan terwujud, dan negara akan berdiri kokoh dengan kedaulatan yang sejati," tutupnya.  

(Red/KRT)