𝐁𝐀𝐍𝐘𝐔𝐌𝐀𝐒, 𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚𝐫𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧𝐞𝐰𝐬 𝐜𝐨𝐦 – Gelombang aksi unjuk rasa yang digelar oleh ratusan warga yang tergabung dalam Aksi Rakyat Banyumas (ARB) di depan Kantor Bupati Banyumas dan Pendopo Si Panji, Purwokerto, berlangsung tertib, santun, dan penuh kedamaian pada Rabu (28/10/2026).
Aksi tersebut mengusung tuntutan utama mendesak Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk mengaktifkan kembali sekitar 120.000 hingga 130.000 kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) / Universal Health Coverage (UHC) yang sempat dinonaktifkan sejak awal Oktober 2026.
Meski sempat diguyur hujan deras di area luar, semangat para peserta aksi tidak menyurutkan komitmen kedua belah pihak untuk berdialog. Massa kemudian diarahkan masuk secara humanis ke dalam Pendopo Si Panji. Pertemuan tersebut membuahkan hasil konkret setelah Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, hadir langsung menemui massa aksi dan menandatangani Pakta Integritas guna memenuhi tuntutan pengaktifan kembali layanan UHC masyarakat.
𝐓𝐞𝐥𝐚𝐝𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐚𝐦𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐇𝐮𝐦𝐚𝐧𝐢𝐬 𝐝𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐚𝐲𝐨𝐦𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐬𝐲𝐚𝐫𝐚𝐤𝐚𝐭
Ketertiban dan kekondusifan sepanjang jalannya aksi tidak terlepas dari pengawalan ekstra humanis yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyumas yang baru, Kombes Pol Dhovan Oktavianto, S.H., S.I.K., M.Si., beserta jajaran kepolisian.
Kehadiran jajaran Polresta Banyumas di lapangan menjadi wujud nyata implementasi moto luhur Polri "Rastra Sewakottama"—yang bermakna Polri sebagai Pelayan dan Abdi Utama bagi Bangsa dan Negara—serta pengejawantahan dari tagline "Polisi Bersama Rakyat". Polri membuktikan komitmennya untuk tidak sekadar menjaga keamanan, tetapi juga mengayomi dan menjamin hak-hak konstitusional warga negara.
Saat dikonfirmasi oleh tim media di lokasi kegiatan, Kasat Resnarkoba Polresta Banyumas, Kompol Willy Budiyanto, S.H., M.H., mewakili jajaran Polresta Banyumas menegaskan bahwa Polri akan selalu menjadi pelindung dan mitra masyarakat.
"Kami dari jajaran Polresta Banyumas selalu siap memberikan pelayanan terbaik serta mengawal kebebasan penyampaian pendapat di muka umum. Sesuai moto Rastra Sewakottama dan semangat 'Polisi Bersama Rakyat', fokus kami adalah memastikan seluruh aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan aman, nyaman, dan bermartabat tanpa ada gangguan kamtibmas," tegas Kompol Willy Budiyanto.
Aksi yang ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama ini menjadi bukti konkret bahwa pendekatan persuasif, dialogis, dan sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menyelesaikan persoalan publik secara damai dan kondusif di wilayah Kabupaten Banyumas.
(Red/KRT)
.jpg)
