BANYUMAS, mediarealitanews com – Polresta Banyumas mengedepankan pelayanan humanis dalam mengawal aksi penyampaian pendapat di muka umum yang digelar Aksi Rakyat Banyumas (ARB) di kawasan Alun-alun Purwokerto, Rabu (28/10/2026). Pendekatan persuasif dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman, tertib, dan damai.
Aksi yang diikuti sekitar 240 orang tersebut berlangsung mulai pukul 11.30 hingga 16.00 wib. Massa menyampaikan sejumlah tuntutan, mulai dari pengaktifan kembali Universal Health Coverage (UHC), kejelasan nasib juru parkir, pengembalian aset Kebondalem, hingga transparansi dana pembangunan Masjid Seribu Bulan.
Dalam pelaksanaannya, personel Polresta Banyumas melaksanakan pelayanan dengan mengedepankan komunikasi, sikap profesional, serta penghormatan terhadap hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Kehadiran petugas tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum.
Suasana dialogis terlihat ketika Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Ketua DPRD Kabupaten Banyumas Agus Priyanggodo menemui peserta aksi, didampingi Kapolresta Banyumas dan Dandim 0701/Banyumas. Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah untuk membahas berbagai persoalan yang disampaikan massa.
Salah satu tuntutan utama berkaitan dengan keberlanjutan program UHC BPJS Kesehatan. Peserta aksi meminta pemerintah daerah memastikan masyarakat, khususnya warga kurang mampu dan kelompok rentan, tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan yang layak.
Dialog berlanjut dengan pembahasan persoalan juru parkir, aset Kebondalem, dan pembangunan Masjid Seribu Bulan. Meski diwarnai hujan, komunikasi antara pemerintah daerah dan peserta aksi tetap berlangsung dengan memindahkan pertemuan ke Pendopo Si Panji.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Dhovan Oktavianton, S.H., S.I.K.,M.Si., menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya rekan rekan ARB, atas pelaksanaan aksi penyampaian pendapat di muka umum yang berlangsung tertib dan damai.
Kepada masyarakat serta seluruh personel pengamanan, Kapolresta juga menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan tugas dan pelayanan yang diberikan dengan baik selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif merupakan hasil dari sikap saling menghormati, komunikasi yang baik, serta kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban.
“Hal ini menjadi bukti bahwa penyampaian aspirasi dan pemeliharaan keamanan dapat berjalan beriringan melalui komunikasi, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab. Polisi bersama masyarakat, bersinergi menjaga Banyumas tetap aman, damai, dan kondusif,” demikian pesan Kapolresta Banyumas.
Apresiasi juga disampaikan dari peserta aksi terhadap pelayanan yang diberikan Polresta Banyumas. Mereka menilai pendekatan humanis dan komunikasi yang terjalin selama kegiatan membantu peserta menyampaikan aspirasi dengan tertib serta menciptakan suasana yang nyaman.
Seluruh rangkaian aksi berakhir sekitar pukul 16.00 wib, massa meninggalkan lokasi dengan tertib dan situasi secara keseluruhan tetap aman, lancar, serta kondusif.
Polresta Banyumas menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan persuasif. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari upaya bersama memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Banyumas.
(PID Humas Polresta Banyumas).
