𝐒𝐔𝐑𝐀𝐊𝐀𝐑𝐓𝐀, 𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚𝐫𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧𝐞𝐰𝐬 𝐜𝐨𝐦 — Dalam suasana yang penuh kewibawaan dan nilai-nilai luhur budaya, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Ardhi Solehudin (Aanene Sogo)—tokoh adat, jurnalis, pemilik Realita Jaya Sakti (RJS) Group, sekaligus pengamat integritas publik—menggelar konferensi pers di Surakarta untuk menegaskan komitmen luhur pers terhadap masyarakat, etika profesi, dan pelestarian warisan leluhur.
Sebagai pengamat integritas publik dan insan pers yang berdedikasi, KRT Ardhi Solehudin dikenal sebagai sosok yang senantiasa berani berkarya dan menyajikan berita secara jujur sesuai fakta hukum serta temuan di lapangan. Beliau menegaskan bahwa pers tidak boleh ragu atau segan mempublikasikan kebenaran tanpa pandang bulu, siapa pun pihak yang terlibat. Kendati demikian, keberanian tersebut selalu berjalan tegak di atas koridor etika jurnalistik dan undang-undang yang berlaku guna menjaga marwah pers.
"Di era digital yang semakin kompleks ini, menjaga kelestarian budaya dan menegakkan integritas pers adalah dua hal yang saling menguatkan. Kita harus berani menyuarakan kebenaran berdasarkan fakta hukum di lapangan tanpa takut pada tekanan pihak mana pun, namun tetap teguh memegang etika jurnalistik sebagai panduan utama," tegas KRT Ardhi Solehudin.
Sebagai sosok yang menyandang gelar Kanjeng Raden Tumenggung (KRT), panjenengane tidak hanya mengemban amanah dalam menjaga marwah budaya Keraton Surakarta Hadiningrat, tetapi juga hadir sebagai panutan bagi sesama rekan profesi di dunia jurnalistik.
Bentuk komitmen dan solidaritasnya ditunjukkan secara nyata di lapangan. KRT Ardhi Solehudin bersama RJS Group menyatakan siap berdiri di garis depan untuk membela dan mengawal rekan sejawat yang mengalami intimidasi saat menjalankan tugas jurnalistik, tanpa membedakan apakah jurnalis tersebut berasal dari jaringan media RJS Group atau media luar.
Melalui kemitraan strategis ini, RJS Group dan KRT Ardhi Solehudin tidak hanya mendorong inovasi edukasi warisan budaya Keraton di era digital, tetapi juga memperkokoh benteng kebebasan pers yang independen, berani, berintegritas, dan menjunjung tinggi keadilan.
(Red/KRT)
