Media Online Jadi Pilihan Sarana Publikasi Para Pengusaha UMKM


Pekalongan - Dalam upaya mewujudkan masyarakat yang mandiri, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan memberikan sosialisasi dan pelatihan pemasaran online "Klinik Layanan Cyber UMKM" kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Aula Dindagkop-UKM, Kamis (07/2/2019).

Acara ini dibuka oleh Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz yang juga dihadiri oleh Kepala Dindagkop-UKM,  Zainul Hakim, Sekretaris Dindakop-UKM, Setiyo Susilo, Kepala Bidang Perdagangan, Sri Haryati, Narasumber dari Praktisi Market Place  yakni Khoyim dan Farid, serta sekitar 30 peserta yang berasal dari kalangan pelaku UMKM yang ada di Kota Pekalongan.

Walikota Pekalongan Saelany Machfudz menyambut baik adanya pelatihan pemasaran online ini yang diharapkan setelah pelatihan ini, para pelaku UMKM dapat mengembangkan dan memasarkan produknya lebih luas lagi jangkauannya.

"Kegiatan pelatihan ini akan menjadi agenda rutin yang harus kita support khususnya mengenai pelatihan pemasaran secara online agar disamping mereka bisa memiliki lapak untuk jualan, dan diharapkan mereka juga bisa memasarkan sampai kancah internasional," ucap Saelany.

Ditambahkan Saelany, bahwa  pelatihan ini selain dapat mengembangkan pemasaran UMKM juga memberikan edukasi internet marketing bagi pelaku UMKM. Diharapkan pula dapat mengangkat produk-produk lokal di Kota Pekalongan ke tingkat nasional maupun internasional," terangnya.

Lanjut Saelany, dengan adanya jalur interchange yang ada di Kota Pekalongan, memberikan dampak yang positif untuk para pelaku UMKM khususnya pelaku usaha batik untuk mengembangkan usahanya.

"Dibukanya jalur interchange membawa dampak positif bagi para pelaku UMKM Kota Pekalongan khususnya pelaku usaha batik. Penjualan produk di pasar grosir pemasarannya meningkat 3 kali. Ada pelaku usaha batik mengaku dapat meraup omset sampai Rp 70 juta dalam satu hari," ujarnya.

Ketua penyelenggara sekaligus Kepala Bidang Perdagangan, Sri Haryati menuturkan pelatihan ini merupakan agenda rutin Dindagkop-UKM sejak tahun 2018.

"Klinik layanan cyber UMKM secara online telah kami mulai sejak 2018, menggunakan aplikasi android yang dapat diakses oleh semua orang khususnya bagi para pelaku UMKM sehingga mereka akan dilatih setiap hari Jumat pada minggu kedua dan keempat. Masing masing pesertanya 30 orang. Dengan total dalam setahun di 2019 ada 300 pelaku UMKM dengan peserta yang berbeda setiap pertemuannya," terang Haryati.

Reporter : Sukirno
Lebih baru Lebih lama