Purwokerto, Destinasi Sejuk di Jalur Selatan Jawa


PURWOKERTO - Berada di jalur mudik Pantai Selatan Jawa Tengah, beragam destinasi khas disajikan oleh Purwokerto. Wilayah sejuk ini memiliki destinasi wisata keluarga yang sangat kuat. Bahkan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya merekomendasikan Purwokerto untuk menjadi destinasi di libur Lebaran ini.

“Purwokerto memiliki karakter unik. Nature dan culturenya sebenarnya sama baiknya. Kombinasi luar biasa ini yang membesarkan pariwisata Purwokerto. Dengan kualitas luar biasa, Purwokerto layak sebagai destinasi wisata khususnya untuk libur Lebaran,” ungkap Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Purwokerto memang layak sebagai #PesonaDestinasiLebaran2019 dan #PesonaMudik2019. Sebab, wilayah ini menawarkan konsep terbaik. “Semua yang ada di Purwokerto ini sungguh luar biasa. Destinasi ini juga mudah dijangkau karena salah satu jalur utama ke Yogyakarta. Aspek amenitasnya juga bagus. Pokoknya nyaman berada di Purwokerto,” terang Arief Yahya.

Menambah kenyamanan menemukan destinasi pariwisata, kecanggihan Google Maps siap membantu. Tinggal klik saja melalui gawai masing-masing. Tunggu instruksi. Lalu, akan dibawa menuju lokasi dengan rute tercepat. Berikut #Top10DestinasiPurwokerto yang layak dikunjungi.

1. Batu Raden

Destinasi yang satu ini sih tak perlu diceritakan panjang lebar lagi. Sudah banyak ulasan positif mengenai Batu Raden di berbagai situs traveling.

Dan tentunya menjadi menu wajib untuk dikunjungi. Apalagi pilihan destinasinya banyak. Dan keindahan destinasinya sudah tak perlu diragukan.

2. Rita Super Mall

Rita Supermall Merupakan Mall pertama di kota Purwokerto (Opening 22 Desember 2016). Terletak di tengah kota tepat di depan alun – alun yang berada di depan Pendopo Kabupaten. Jadi memang berada di depan persis kawasan pusat pemerintahan sekaligus tempat keramaian publik (alun – alun).

Mall ini menjadi pilihan utama untuk mencari berbagai kebutuhan. Fasilitasnya pun lengkap. Dari mulai gerai kuliner, bioskop, atm, hingga publik corner. Dan yang pasti menjadi pilihan utama generasi millenial untuk nongkrong di Purwokerto.

3. Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas

Taman wisata Purbasari Pancuran Masyang terletak di Desa Purbayasa, Kec. Padamara, Purbalingga, Jawa Tengah ini memiliki konsep wisata pendidikan selain sebagai sarana rekreasi bagi pengunjungnya. Lokasi yang berada di desa jauh dari keramaian kota membuat suasana yang tenang sebagai tempat rekreasi untuk mengembalikan kepenatan aktivitas sehari-hari dan cocok untuk tempat edukasi tentang flora dan fauna Indonesia.

Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas mulai dibangun pada tahun 1993 oleh H. Sarimun Budi Purwanto yang awalnya merupakan tempat koleksi berbagi jenis ikan air tawar, mulai dari yang berukuran kecil hingga yang berukuran besar. Koleksi ikan yang sangat lengkap sampai dengan adanya ikan raksasa Arapaima Gigas yang berasal dari sungai di Amazon membuat tempat ini semakin dikenal masyarakat.

4. The Village

The Village Purwokerto adalah sebuah destinasi wisata terbaru yang ada di kota purwokerto, tampat yang terletak di jalan raya Baturaden ini kini sedang gempar-gemparnya menjadi perbincangan banyak orang.

Di tempat ini selain akan di suguhkan dengan design bangunan yang mewah nan megah wisatawan juga dapat menikmati makanan khas Purwokerto yang ada di tempat ini.

Sebuah tempat wisata terbaru yang selain menawarkan keindahan objek wisatanya saja melainkan juga menjadi objek wisata yang mengedukasi bagi kita dan anak kita yang pertama ada di kota Purwokerto.

5. Air Mancur Alun Alun

Alun-Alun Purwokerto adalah sebuah tempat yang kini sangat modern dengan adanya air mancur yang berwarna-warni pada sore hingga malam hari dan berbagai wahana yang ada di tempat ini seperti mobil lampu, odong-odong, becak-becakan dan banyak lainnya.

Di Alun-alun Purwokerto ini wisatawan juga bisa duduk-duduk santai sambil menikmati wisata kuliner Purwokerto yang tersebar di area alun-alun. Bonusnya view sebuah Mall megah Terbesar yang ada di Purwokerto yaitu Rita Mall Purwokerto.

6. Curug Telu

Purwokerto memiliki obyek wisata yang sangat mempesona, khususnya di kecamatan Baturraden, di antaranya adalah obyek wisata curug Telu. Curug Telu berada di Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden.

Untuk menuju tempat ini, kita harus menuju ke kawasan Baturraden. Sebelum masuk ke pintu masuk gerbang wisata Baturraden, belok ke kanan dan menuju ke Desa Karangsalam. Sebelum masuk ke kawasan curug Telu, kita sudah dimanjakan dengan pemandangan utuh gunung Slamet dengan sawah di sisi kanan dan kiri jalan.

Selain airnya yang jernih, curug ini memiliki tiga titik air yang mengalir dari atas kebawah. Selain itu, curug ini juga jarang sekali terkena cahaya matahari kecuali jam 12 siang saat matahari berada tepat diatas kepala kita. Dan jika cuaca bagus pada siang hari, kita bisa melihat kejernihan airnya sampai dasar, padahal kedalamannya mencapai 5 meter.

7. Kebun Raya Baturaden

Kebun raya yang satu ini jika dilihat secara sekilas mirip dengan Kebun Raya Bogor. Memang benar sekali karena jika dilihat sejarah Kebun Raya Baturaden, objek wisata ini rencananya akan dijadikan sebagai Taman Tanaman Pegunungan Jawa sejak peresmian pembukaan di tahun 2004 silam. Lanskap yang tepat serta lokasinya yang berada di tengah Pulau Jawa, menjadikan objek ini sangat prospektif sebagai objek wisata terpadu di masa yang akan datang.

Jangan lupa abadikan saat – saat terbaik Anda di Kebun Raya Baturaden Purwokerto, terutama ketika Anda berada di komplek taman bunga. Gambar Kebun Kebun Raya Baturaden Kabupaten Banyumas Jawa Tengah Indonesia ini saja sangat indah apalagi aslinya, akan sangat disayangkan bila Anda tidak mengambil gambar terbaik Anda. Taman disini terlihat indah dan luar biasa. Oleh karena itu, Anda bisa saja terpana dan seakan tidak percaya bahwa taman tersebut berada di Indonesia, karena bunga – bunga yang ada di taman juga tidak hanya bunga lokal, melainkan juga bunga impor dari luar negeri.

8. Taman Akuarium Besar Purbasari

Di obyek wisata ini kita dapat menikmati berbagai macam hiburan. Pengunjung dapat menikmati suguhan yang ada di sana meliputi taman aquarium air tawar, kolam renang, water boom, bird park dan wisata air telaga fulus. Suguhan utama bagi pengunjung di sini tentu saja berupa taman akuarium air tawar (river world).

Andalan di akuarium air tawar ini adalah satu akuarium yang berisikan ikan air tawar raksasa. Ikan ini adalah ikan liar yang berasal dari sungai Amazon di Amerika Selatan. Ikan yang bernama Arapaima Gigas ini bisa berukuran sampai panjang dua meter. Ikan ini berwarna coklat keemasan dengan bercak-bercak berwarna oranye di sekujur sisiknya.

Di sini juga ada belut besar yang hidup dari sungai Serayu dalam satu akuarium khusus. Belut ini memang bersifat endemik di daerah perairan sekitar waduk Merica Banjarnegara. Belut berukuran besar ini sering berada dalam liang buatan dan kadang keluar meliuk-liuk dalam air. Warna dasar kulitnya yang berwarna hitam dengan beberapa motif membuat tampilannya banyak menarik perhatian pengunjung.

9. Masjid Jenderal Besar Soedirman

Masjid Jenderal Besar Soedirman adalah sebuah tempat ibadah umat muslim yang terbesar yang ada di kota Purwokerto. Tempat yang menjadi salah satu tempat yang paling membuat tenang yang ada di dunia ini menjadi tempat yang wajib banget buat kamu yang beragama muslim untuk datang ke masjid ini.

Arsitektur Masjid yang menawan baik di luar ataupun di dalam masjid membuat masjid ini selalu ramai untuk orang beribadah ataupun ingin menikmati keindahan masjid Jenderal Besar Soedirman Purwokerto.

10. Desa Wisata Ketenger

Ketika berwisata ke Baturraden, belum lengkap tanpa mengunjungi Desa Wisata Ketenger. Desa ini terkenal memiliki alam yang asri dan alami. Bahkan keindahannya mirip di luar negeri atau serasa berada di Pedesaan Switzerland.

Berada di desa ini, traveler dapat menikmati pemandangan alam nan hijau. Di sini juga terdapat banyak curur seperti Curug Gede, Curug Kembar, Curug Bayan, Curug Celiling, dan lainnya.

Tak hanya dapat menikmati alamnya yang indah. Traveler juga dapat menjelajahi situs peninggalan masa lampau, di antaranya Rel Lori yang pernah digunakan sebagai pengangkut hasil hutan pada zaman Belanda.

Untuk menambah pengalaman berwisata ke desa wisata ini, traveler juga dapat menikmati beberapa kesenian tradisional seperti Ebeg atau kuda lumping. Ini merupakan atraksi orang menaiki kuda mainan yang terbuat dari anyaman bambu. Jangan lewatkan pula untuk berburu kuliner seperti tempe mendoan.

Sumber
Lebih baru Lebih lama