Mengabdi Untuk Ibadah dan Menuju Ridho Allah SWT

Batang, Media Realita News
Sobirin menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan kontestasi politik pildes Tumbrep 29 september 2019 ini insya allah akan berjalan dengan suasana tenang, aman dan kondusif terutama kubu saya. (Selasa 17 September 2019).


Karena saya pribadi tidak ada tim sukses, namun adanya para relawan di masing - masing pedukuhan di desa Tumbrep, saya intens menjalin komunikasi dan kerjasama dengan para relawan, dan seandainyapun ada isu - isu yang sifatnya fitnah atau apapun bentuknya baik fakta atau kebohongan, saya menyampaikan kepada relawan untuk di cerna dengan baik. Jangan sampai fitnah baik fakta maupun kebohongan akan mengakibatkan perselisihan, perpecahan warga masyarakat Tumbrep, karena kita saudara proses pildes ini hanya bagian dari demokrasi mencari pemimpin yang menurut masyarakat terbaik, mampu dan melayani dengan tulus.

Untuk relawan kami mengalir mempersilahkan siapa saja baik keluarga, saudara,  teman atau tetangga yang mempercai saya untuk mengabdi sebagai pemimpin sekaligus pelayan. Dan bismillah saya mengabdi untuk masyarakat untuk ibadah hanya semata - mata menuju ridho ilahi rabbi (Allah SWT).

Saya berharap nantinya kalau warga masyarakat sudah kenal semua calonnya, siapa, dan bagaimana visi dan misi atau programnya. Nantinya biarlah masyarakat yang menilai sendiri. Saya di dalam forum maupun di saat sosialisasi kerap menyampaikan kepada masyarakat silahkan pilih pemimpin dengan bismillah ibadah mencari pemimpin yang terbaik, mampu dan tanggap membawa kemajuan desa Tumbrep 6 tahun kedepan.

Saya dalam pertemuan dengan yang saya lakukan adalah pengenal diri, nama saya, siapa saya dan bagaimana program visi dan misi saya, dan selanjutnya saya kembalikan hak masyarakatlah untuk menentukan pilihannya sesuai dengan hati nurani dan diyakini siap, mampu, pantas, dan berpengalaman," ucap Sobirin saat di wawancarai awak media di rumahnya.

Dengan komitmen politik pilkades sejuk, aman, damai, adem, ayem dan bermartabat. Motivasi saya maju mencalonkan diri sebagai kepala desa Tumbrep, dengan niat bismillah menjadi pemimpin yang melayani bukan dilayani, sepenuh hati (tulus) untuk menuju ridho Allah SWT," tutur Sobirin.

" Dan manakalah Allah SWT mensuratkan saya menjadi kepala desa Tubrep insya allah saya akan mengutamakan dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam  (SDA), karena terwujudnya pemerataan pembangunan harus ditopang dengan sumber daya manusianya dalam menjalankan, mengawasi dan melaksanakan  pembangunan itu sendiri," Ujar Sobirin.

"Dan akhirnyalah dengan efesiensi anggaran pemerataan pembangunan yang ada, dengan melihat luas Tubrep 1200 - 1400 hektar memang tidak mudah, namun dengan kerjasama lembaga BPD,  masyarakat dan lembaga terkait lainnya insya allah akan terwujud walaupun semua itu butuh proses dan waktu," terang Sobirin. (Sukirno).
Lebih baru Lebih lama