PRESIDEN MINTA VAKSIN COVID-19 DISIAPKAN DENGAN BAIK

Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas  mengenai Antisipasi Penyebaran COVID-19 Senin (19/10), di Istana Merdeka, Jakarta, meminta agar rencana pemerintah untuk melakukan pemberian vaksin COVID-19 kepada masyarakat dipersiapkan dengan baik dan detail, mulai dari pengadaan Vaksin COVID-19, distribusi, sampai implementasi vaksinasi. 

JAKARTA -“Vaksin ini saya minta jangan tergesa-gesa karena sangat kompleks, menyangkut nanti persepsi di masyarakat. Jadi saya harapkan betul-betul disiapkan mengenai vaksin, mengenai komunikasi publiknya terutama, yang berkaitan dengan halal dan haram, yang berkaitan dengan harga, yang berkaitan dengan kualitas, nanti yang berkaitan dengan distribusinya seperti apa,” ujar Presiden Joko Widodo. Tahap implementasi, lanjutnya, merupakan titik kritis dari vaksinasi ini dan hal tersebut juga harus dijelaskan kepada masyarakat. 

"Prosesnya seperti apa, siapa yang pertama disuntik terlebih dahulu, kenapa dia, harus dijelaskan betul kepada publik. Siapa yang gratis, siapa yang mandiri dijelasin betul, harus detail,” tukasnya.

Presiden juga mengingatkan pentingnya persiapkan teknis pelaksanaan vaksinasi di lapangan, termasuk pelaksanaan pelatihan kepada para petugas yang terlibat.   

“Saya minta ini dilibatkan WHO Indonesia agar mereka bisa memberikan training-training sehingga standarnya itu menjadi jelas. Karena vaksin-vaksin pun ini harus mendapatkan treatment dan perlakuan yang spesifik, tiap vaksin beda-beda,” kata Presiden. ***


[DISINFORMASI] PENGAMAT SEBUT DENSUS 88 HARUS TINGKATKAN PERSENJATAAN UNTUK HADAPI ANAK STM

Sebuah tangkapan layar artikel berjudul "Hadapi Ancaman Anak STM Pakar Intelejen: Densus 88 Harus Segera Tingkatkan Kemampuan Dan Persenjataan" diketahui beredar di media sosial. Tangkapan layar artikel yang mencatut situs berita rmol.id tersebut beredar di Facebook di tengah unjuk rasa menolak UU Cipta kerja.

Faktanya, klaim pengamat intelijen menyebut Densus 88 meningkatkan persenjataan untuk hadapi anak STM (Sekolah Teknik Menengah) tidak benar. Berdasarkan hasil penelusuran, judul artikel tangkapan layar tersebut merupakan hasil suntingan dari artikel asli yang dimuat situs nusantara.rmol.id berjudul "Hadapi Ancaman CBRN, Pakar Intelejen: Densus 88 Harus Segera Tingkatkan Kemampuan Dan Persenjataan". Artikel asli ini ditulis oleh Ahmad Alfian dan dimuat  di situs berita rmol.id pada Kamis, 15 Oktober 2020, pukul 13:51 WIB.

Sumber:

https://www.kominfo.go.id/content/detail/30215/disinformasi-pengamat-sebut-densus-88-harus-tingkatkan-persenjataan-untuk-hadapi-anak-stm/0/laporan_isu_hoaks


Link counter:

https://nusantara.rmol.id/read/2020/10/15/456711/hadapi-ancaman-cbrn-pakar-intelejen-densus-88-harus-segera-tingkatkan-kemampuan-dan-persenjataan

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4384161/cek-fakta-tidak-benar-pengamat-sebut-densus-88-harus-tingkatkan-persenjataan-untuk-hadapi-anak-stm

Lebih baru Lebih lama