Refleksi hari pendidikan nasional dengan upaya menangkal radikalisme di kampus


SURABAYA - Peran civitas akademika yang fundamental untuk menangkal praktik radikalisme mengemuka dalam seminar refleksi Hari Pendidikan Nasional bertajuk 'Pembumian Ideologi Pancasila di Kalangan Mahasiswa sebagai Upaya Melawan Radikalisme di Kampus' yang digelar di Aula Garuda Mukti, Kampus C, Universitas Airlangga (Unair), Surabaya (2/5/2021).

Keynote speaker Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengingatkan Sumpah Pemuda 1928 sebagai tonggak nasionalisme. 

"Pemuda motor perjuangan. Semua ilmu dari kampus. Bagaimana memaksimalkan semua potensi dari Tuhan," katanya di hadapan para mahasiswa dan peserta daring, seperti dilansir oleh Sindonews.com

Yudian Wahyudi menyebutkan Pancasila dan Sumpah Pemuda yang telah merintis persatuan, sebagai konsensus seluruh unsur mendirikan negara dengan musyawarah mufakat.

Sementara itu Wakil Rektor Unair Bambang Sektiari Lukiswanto mengingatkan Pancasila adalah final perjuangan. Semangat ini penting memasuki revolusi industri 4.0 yang serba digitalisasi. "Pembumian Pancasila bagi civitas akademika sebagai agent of change sangat fundamental. Agar radikalisme sempit tidak tumbuh di kampus," katanya.

Peran penting Pancasila juga diamini Presiden BEM FISIP Unair Yoga Haryo Prayogo. Menurutnya Pancasila bukan hanya untuk kesejahteraan dan keberadaban, juga sebagai penangkal ekstrimisme.

Direktur Pengendalian BPIP Mukhammad Fahrurozi juga menyoroti intoleransi dan radikalisme. Dia menilai pintu masuk kedua fenomena negatif itu bukan hanya datang dari kalangan kurang mampu. Justru di kalangan mapan ekonomi dan terdidik. Aparatur, politisi juga ikut terpapar.

Sebagai solusi, kata Fahrurozi, perlu diperbanyak kegiatan yang menyasar milenial. Lewat media musik, olahraga, kuliner, film. "Secara periodik, teratur memberikan kuliah wawasan Pancasila. Kami di BPIP menggeliatkan produk-produk yang menjadi minat pemuda," ujarnya.

Dalam acara ini juga dilakukan Deklarasi Kader Inti Pancasila. Butir-butir penting dibacakan lantang oleh beberapa perwakilan mahasiswa Unair.

Lebih baru Lebih lama