Bantuan Sembako dan santunan pendidikan untuk anak yatim

SRAGEN – Kepedulian terhadap warga masyarakat akibat dampak Covid -19  terus berlanjut. Berrbagai perhatian diberikan kepada anak yatim dan piatu. Tidak hanya bantuan sembako dan santunan bahkan sampai pendidikan sekolah untuk masa depan anak.

Di antaranya kepada Vino (9) warga Dk Bayanan, Desa Jambean, Kec Sambirejo, Sragen dan juga Arga (11) warga dk Bulaksari, Desa Nglorog Sragen Kota .

‘’Kita beri bantuan dan santunan anak yatim agar pendidikan tidak putus,’’ kata AKBP Pujiyarto, S.H.M.H.

Dengan menyiapkan masa depan mereka di kemudian hari anak tersebut akan dipantau untuk memastikan kebutuhannya terpenuhi. Prinsip mereka tidak boleh putus sekolah.

Sunanto selaku Ketua PSHT Cabang Sragen Pusat madiun mengatakan, hal ini dilakukan untuk kesejahteraan dan hak pendidikan. "Mereka tetap harus bisa mandiri biarpun sudah ditinggal orang tua,’’ tukas Sunanto. Joko Widodo mewakili keluarga penerima mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah membantu dan menjaga amanah sebaik baiknya.

Hadir dalam pemberian santunan yaitu Sukamto Kepala Desa Kaloran Kec Gemolong, Dwi Ismanto Ketua Pamter Ranting Gemolong, Danang Tri Widodo, S.H Sekretaris Cabang PSHT Sragen, Deni Fadilah Rahman Ketua Ranting PSHT sambirejo, Sri Widodo SH Wakil Ketua 3 PSHT Cabang Sragen.***
Khin
Lebih baru Lebih lama