"JITU" Konsep Dasar Keberhasilan Pelaksanaan Tugas Diperkenalkan Kolonel Jamaluddin Kepada Prajurit Balak Aju Kodam IV/Diponegoro

 

๐๐š๐ง๐ฒ๐ฎ๐ฆ๐š๐ฌ, ๐ฆ๐ž๐๐ข๐š๐ซ๐ž๐š๐ฅ๐ข๐ญ๐š๐ง๐ž๐ฐ๐ฌ๐œ๐จ๐ฆ - Untuk menggapai keberhasilan dalam pelaksanaan tugas satuan jajaran Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Jamaluddin, S.I.P, Danrem 071/Wijayakusuma perkenalkan konsep "JITU" nya kepada segenap prajurit dan PNS Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma.


Konsep "JITU" yang dimaksud yakni "Jujur, Ikhlas, Tuntas", sebagai pedoman ketepatan dan keberhasilan dalam pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh setiap personal atau diri masing-masing prajurit dan PNS baik dilingkungan keluarga maupun satuan.


Hal itu disampaikan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Jamaluddin, S.I.P., dalam kunjungan kerjanya di satuan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma yakni Denkesyah 04.04.01 Purwokerto, Rumkit Tk-III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto dan Denpom IV/1 Purwokerto, berlangsung di masing-masing satuan tersebut. Senin (10/6/2024).

๐ƒikatakan, Jujur sebagai acuan agar prajurit dan PNS  dalam melaksanakan tugas dibidangnya masing-masing harus benar-benar transparan, obyektif dan kompetibel sesuai kapabilitas peruntukkannya khususnya yang membidangi wabku dan anggaran. Begitupula dengan bidang lainnya, jujur harus bisa dipertanggungjawabkan pada diri setiap personel didalam berkehidupannya ditengah keluarga maupun dilingkungan masyarakatnya. 


Dalam konteks keluarga, untuk menjaga dan merawat keharmonisan, kejujuran personal wajib dan harus diterapkan pada diri masing-masing. Membangun suatu keluarga tidak hanya dalam bentuk komunikasi saja, namun modal yang sangat penting adalah kejujuran antar pasangan dilungkup keluarganya. Disamping itu, juga sebagai wahana mendidik anak-anaknya untuk mencapai keberhasilannya kelak dimasa datang. 


Ikhlas, setiap prajurit dan PNS maupun Persitnya, dalam setiap pelaksanaan tugasnya dilandasi keikhlasan bekerja sesuai bidangnya masing-masing. Bekerja adalah ibadah, jangan mengharapkan suatu hasil yang dilakukan untuk satuan dan keluarga. Bekerja dengan ikhlas diiringi doa agar berhasil, niscaya akan berbuah manis kedepannya dan berharap dari ridhoNya. 


Tuntas, laksanakan tugas dengan tuntas tanpa ada sedikitpun kesalahan yang berarti. Jangan menunggu diperintah dalam bekerja, kembangkan daya imajinasi dan kemampuan untuk keberhasilan satuan. Kembangkan pula kreatifitas personal dalam setiap kehidupannya, guna membantu keluarga meningkatkan taraf hidup yang lebih baik untuk masa depannya. 


Danrem berharap dengan konsep "JITU" ini, untuk bekal segenap prajurit dan PNS serta Persitnya, menata kehidupan yang lebih baik, baik dalam bertugas disatuan maupun sebagai kepala keluarga dilingkungan keluarganya. 


Disisi lain, mantan Aster Kasdam IV/Diponegoro ini, mengatakan, jangan ada suatu pelanggaran sekecil apapun bentuknya yang dilakukan prajurit, PNS dan keluarganya. Karena apapun bentuk dan sekecil apapun pelanggaran yang dilakukan, akan fatal dan berimbas ke keluarganya. 


Dalam berkehidupan, prajurit, PNS dan keluarganya, harus bisa menjaga pola hidup yang lebih baik untuk menjaga dan merawat kesehatannya masing-masing dengan berolahraga dan pola makan serta lainnya.


Jaga dan rawat komunikasi dengan segenap komponen maupun elemen masyarakat diwilayahnya atau dilingkungannya masing-masing, sebagai wahana mempererat dan memperkokoh sinergitas wilayah yang semakin kondusif menjelang pemilukada mendatang maupun dalam situasi dan kondisi yang lainnya diwilayah. Bantu masyarakat dan berikan solusi pemecahannya bila ada suatu permasalahan yang timbul ditengah masyarakat.


Disamping itu, dalam arahannya yang lain, Danrem menyampaikan agar segenap prajurit dan PNS untuk menjaga pola hidup sehat dengan menjaga kesehatannya dengan rajin berolahraga sesuai kemampuan, rajin mengecek kesehatannya, mengkonsumsi makanan sehat dan kurangi begadang.


"Sebagai prajurit yang notabene membidangi penegakan displin prajurit, kalian harus tahu akan undang-undang yang berlaku terkait dengan hukum baik tentang pelanggaran yang dilakukan prajurit maupun dilingkup permasalahan dalam keluarga. Kalian role mode kedisiplinan dari prajurit TNI AD, kalian harus bisa menjadi contoh yang baik bagi prajurit lainnnya. Baik dalam postur, maupun kerapihan custom yang dipakai. Karenanya, lakukan pembinaan fisik dengan baik, untuk menjadi contoh yang lain", ungkap Danrem Wijayakusuma kepada prajurit Denpom IV/1 Purwokerto.

Lebih baru Lebih lama