Lestarikan Warisan Leluhur, Gelar Tradisi "Memetri Bumi" sebagai Wujud Syukur

 

𝐂𝐈𝐋𝐀𝐂𝐀𝐏, 𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚𝐫𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧𝐞𝐰𝐬 𝐜𝐨𝐦 – Pemerintah Desa Maos Kidul, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, menggelar acara tradisi adat "Memetri Bumi". Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh kepercayaan, serta seluruh elemen masyarakat Desa Maos Kidul.16/05/2026.


Kepala Desa Maos Kidul, Sunarjo, menyampaikan bahwa tradisi ini merupakan agenda penting yang terus dijaga kelestariannya. Menurutnya, Memetri Bumi bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah refleksi mendalam atas kehidupan manusia.

 "Makna dari arti Memetri Bumi adalah kita merasa bersyukur bahwa kita hidup di bumi, dan mau kembali ke bumi juga," ujar Sunarjo saat ditemui di ruang kerjanya.


Oleh karena itu, sebagai kepala desa, Sunarjo menegaskan komitmennya untuk terus menguri-uri (merawat dan melestarikan) budaya tersebut karena merupakan warisan berharga dari para leluhur.


Beliau juga menambahkan bahwa dalam pelaksanaan tradisi ini di Desa Maos Kidul tidak ada pantangan atau larangan tertentu. Acara ini murni menjadi ruang bersama untuk mengekspresikan rasa syukur atas segala berkah yang melimpah.


"Inilah wujud dari pada keberkahan serta merasa syukur di desa kami, yang kalau dilihat lain daripada yang lain," imbuhnya.


Berdasarkan pantauan di lapangan, jalannya acara kental dengan nuansa kegotongroyongan dan adat Jawa. Prosesi diwarnai dengan pemotongan tumpeng nasi putih sebagai simbol keberkahan, yang diserahkan langsung oleh Kepala Desa kepada perwakilan tokoh masyarakat setempat.


Selain itu, terdapat keunikan tersendiri pada sajian sajen atau persembahan yang disiapkan secara khusus dalam wadah tampah anyaman bambu beralaskan daun pisang. Berbagai macam hasil bumi ditata rapi, Makanan tradisional (ingkung ayam panggang, nasi, tempe, tahu). Berbagai macam minuman tradisional yang disajikan dalam gelas-gelas kecil, lengkap dengan dupa dan bunga setaman.


Di akhir kesempatan, Sunarjo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh warga serta tamu undangan yang telah berkenan hadir menyukseskan acara adat ini. 


Tradisi Memetri Bumi diharapkan dapat terus mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga identitas budaya lokal agar tidak luntur tergerus zaman.fitri