CILACAP, mediarealitanews com — Progres pembangunan prasarana pengendalian banjir Sungai Cirajayu di Desa Bengbulang, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Selasa (8/9/2026), pengerjaan fisik di lapangan dilaporkan telah mencapai kurang lebih 50 persen.
Humas PT Tirta Indo Karya, Mulyadi Tanjung, menyampaikan optimisme bahwa pengerjaan proyek infrastruktur tersebut dapat rampung tepat waktu sesuai dengan target perencanaan, terlebih dengan kondisi cuaca yang sangat mendukung.
"Pekerjaan di lapangan berjalan dengan baik dan lancar. Kami optimis proyek ini selesai tepat waktu karena didukung cuaca yang kondusif.
Selain itu, pengerjaan juga diawasi secara ketat oleh tim supervisi bersama Pemerintah Desa Bengbulang," ujar Mulyadi Tanjung, Selasa (8/9/2026).
Untuk memastikan pelaksanaan teknis di lapangan berjalan sesuai spesifikasi, Camat Karangpucung turut melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke lokasi proyek.
*Apresiasi Pemdes Bengbulang dan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal*
Kepala Desa Bengbulang, Sudiro, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Tirta Indo Karya selaku tim pelaksana pekerjaan. Selain menilai pengerjaan berjalan sangat baik, ia menyoroti keterlibatan masyarakat sekitar dalam pembangunan tersebut.
"Kami sangat mengapresiasi PT Tirta Indo Karya yang tidak hanya melaksanakan pekerjaan secara profesional, tetapi juga memberdayakan warga setempat dengan menyerap tenaga kerja lokal dari Desa Bengbulang," ungkap Sudiro.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Anggota Komisi V DPR RI, Dr. Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M., yang telah mengawal dan memperjuangkan pengalokasian anggaran APBN untuk pembangunan infrastruktur penting di wilayahnya.
*Rencana Syukuran dan Pagelaran Seni Budaya Ebeg*
Sebagai bentuk rasa syukur atas terealisasinya proyek pengendalian banjir tersebut, Pemerintah Desa Bengbulang bersama warga masyarakat berencana menggelar acara syukuran setelah seluruh pengerjaan selesai.
Dalam acara syukuran tersebut, pemdes dan warga berencana melakukan pemotongan kambing serta menyajikan seni budaya lokal Ebeg.
Kegiatan ini diselenggarakan berkolaborasi dengan PT Tirta Indo Karya beserta segenap rekanan utama, termasuk Bos Fredi dan Bos Felix.
"Setelah proyek ini rampung, kami bersama warga dan PT Tirta Indo Karya akan mengadakan syukuran memotong kambing dan menampilkan kesenian Ebeg.
Kami juga akan mengundang secara khusus Ibu Hj. Novita Wijayanti, Bapak David, Bapak Moro, serta Kepala BBWS Citanduy beserta jajaran Satker dan PPK," pungkas Sudiro.(Tim/Red)
