KH MUGHNI LABIB, M.Si TERPILIH SEBAGAI KETUA DEWAN PERTIMBANGAN MUI BANYUMAS

KH Drs Mughni Labib, M.Si terpilih sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025. Penunjukan itu berlangsung dalam rapat yang dihadiri oleh Pengurus Harian, Dewan Pertimbangan dan Komisi Fatwa dan SDM MUI, Jum'at (18/12/2020) di Aula Kantor Kemenag Banyumas.

BANYUMAS - Sekretaris MUI Kabupaten Banyumas Dr Subur Ibrahim, M.Ag mengatakan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Banyumas sebelumnya adalah KH Dr Chariri Shofa M.Ag yang wafat beberapa hari setelah ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI. Sehingga dilakukan rapat yang menetapkan KH Drs. Mughni Labib, M. SI sebagai ketua dewan pertimbangan MUI. 

Selain menetapkan Ketua Dewan Pertimbangan MUI, rapat juga merekomendasikan beberapa hal yang terkait problematika pemahaman dan praktek keagamaan yang kompleks dalam masyarakat. Permasalahan yang ada antara lain terkait dengan pemulasaraan jenazah, yang ditemukan beberapa masalah di lapangan, baik jenazah yang terkonfirmasi covid 19, baik cara pemandian dan peti yang tidak menjamin posisi mayat itu miring ke arah barat dan jenazah umum yang jika perempuan belum ada modin perempuan untuk merawatnya.

"Karena itu kepada komisi fatwa dan SDM agar merumuskan rekomendasi tentang pemulasaraan jenazah yang syar'i termasuk rekomendasi peti jenazah covid, atau menerbitkan buku tutorial pemulasaraan jenazah dan nantinya disampaikan kepada pemerintah selaku pemangku kepentingan dan rumah sakit," katanya.

Selain permasalahan tersebut, mengingat MUI memiliki tanggungjawab moral yang tidak ringan termasuk atas dinamika dan problematika pemahaman dan praktek keagamaan yang kompleks dalam masyarakat, dan ekses-eksesnya. 

"Jika MUI diam akan ikut berdosa karena MUl direpresentasikan sebagai institusi tempat para ulama yang faham agama tetapi tidak memberikan bimbingan dan solusi. Karena itu MUl diharapkan  memberi pencerahan dan menyampaikan kebenaran dengan sikap dan cara yang bijaksana," jelasnya.***



[SALAH] USTAZ ABDUL SOMAD DAN USTAZ TENGKU ZULKARNAIN MENGUNDURKAN DIRI SEBAGAI ULAMA

Beredar sebuah postingan dari akun Twitter @RD_4WR1212, mengunggah foto dan narasi berisikan klaim Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Tengku Zul mengundurkan diri sebagai ulama, postingan ini diposting pada 10 Desember 2020.

Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa foto berjalan bersama UAS dengan Ustaz Tengku Zulkarnain, didapat dari postingan Ustaz Tengku Zulkarnain di akun Twitter resminya pada Sabtu, 17 Agustus 2019, saat Ustaz Tengku Zulkarnain mengunjungi Ustaz Abdul Somad di Sirah Laut, Asahan, Sumatera Utara.

Lalu, mengacu pada bisnis.tempo.com, dengan judul “Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS, BKN Jelaskan Aturannya” yang ditayang pada 16 Oktober 2019, UAS memang dikabarkan berhenti dari jabatannya sebagai dosen di Uin Sultan Syarif Kasim, Riau, dikarenakan terkendala oleh kesibukan berdakwahnya.

Selain itu, melansir detik.com, Tengku Zulkarnain selepas tidak jadi pengurus MUI, ingin lebih fokus pada kegiatan lain, seperti berdakwah hingga mengurus pesantrennya.

“Saya bisa konsentrasi ke yang lainlah, ngurus pesantren saya dan lain-lain, terus dakwah lagi dengan jemaah tablig, bisa keliling dunia. Ini kan suatu kegembiraan besar juga bagi saya,” ujar Tengku Zulkarnain pada Jumat, 27 November 2020.

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka klaim Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Tengku Zulkarnain mengundurkan diri sebagai ulama adalah keliru. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Misleading Content atau Konten yang Menyesatkan.

Selengkapnya dapat dilihat melalui link

https://kalimasada.turnbackhoax.id/focus/5824


Lebih baru Lebih lama