PEMKAB BANYUMAS OPERASIONALKAN 6 TPST BARU

PURWOKERTO - Salah satu solusi yang diambil untuk mengatasi masalah sampah adalah mengolah sampah. Di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sampah akan dipilah sesuai jenisnya yaitu organik dan anorganik. Ketika sudah dipilah sampah nantinya akan diolah dan didaur ulang sehingga menjadi sesuatu yang bernilai. Berbeda ketika sampah organik dicampur dengan anorganik justru akan menghasilkan suatu masalah seperti pada TPA. 




Bupati Banyumas Ir Achmad Husein saat bertemu 6 KSM/ BUMDes (19/02) di Ruang Joko Kahiman mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyumas terus berupaya mengatasi permasalahan sampah mulai dari hulu, dengan cara pembangunan TPST, karena dinilai paling efektif dibandingkan dengan cara lain. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Banyumas telah kembali mengoperasikan 6 TPST.

Sampah organik dapat dijadikan sebagai makanan untuk magot dan dapat diolah menjadi kompos. Sedangkan sampah anorganik didaur ulang yang nantinya dapat dijual dan menghasilkan nilai ekonomis.

“Organik jadi kompos sedangkan anorganik jadi uang setelah di daur ulang,” imbuhnya.

Bupati meminta kepada pengurus KSM maupun BUMDes pengelola bahwa TPST sudah dilengkapi dengan 3 mesin,  yakni mesin pencacah, pemilah, dan pengolah residu. KSM dan BUMDes  dapat mengelola sampah yang ditampung kemudian dilakukan pemilahan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas Junanidi mengatakan Pemkab Banyumas memiliki 6 Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) baru di berbagai tempat yang dibangun dengan dana APBN. TPST tersebut berada di Rempoah Baturraden, Cilongok, Pekuncen, Banyumas, Rawalo dan Sokaraja. Pembangunan TPST, semua sudah selesai dan tanggal 14 Januari kemarin sudah diserahkan pengelolaanya kepada Pemkab. Maka pemkab segera mengoperasionalkan melaui KSM atau BUMDes

“Melalui TPST, sampah diolah dari sumbernya sehingga tidak ada lagi sampah yang dibuang di TPA, karena sudah diolah di rumah tangga atau TPST,” kata Junaidi. ***




Baca juga:

CALON KAPOLRI DIMINTA SIAPKAN MITIGASI TANTANGAN TEKNOLOGI INFORMASI




Lebih baru Lebih lama