𝐏𝐔𝐑𝐖𝐎𝐊𝐄𝐑𝐓𝐎 𝐁𝐀𝐑𝐀𝐓, 𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚𝐫𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐧𝐞𝐰𝐬 𝐜𝐨𝐦 – Semangat pengabdian dan gema syiar Islam kembali menyala dari jantung Perum Griya Satria Bantarsoka (GSB), Purwokerto Barat. Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Panitia Idul Adha bersama Takmir Masjid Baiturrohim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Final Persiapan Qurban pada Ahad malam, 24 Mei 2026 M atau 8 Dzulhijjah 1447 H, bertempat di Masjid Baiturrohim yang dipenuhi nuansa ukhuwah, kekompakan, dan semangat ibadah.
Rakor penting tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Slamet Hartono, SH, didampingi Sekretaris Hanto Arif Walhuda, serta diketahui oleh unsur Takmir Masjid Sejretaris Joko dan Bendahara Narto. Seluruh elemen kepanitiaan hadir menyatukan langkah dan menyempurnakan kesiapan teknis dari 10 seksi kerja demi menghadirkan pelaksanaan Idul Qurban yang tertib, aman, nyaman, higienis, dan sesuai syariat Islam.
Dalam suasana penuh kekeluargaan namun sarat tanggung jawab, panitia membedah satu per satu progres persiapan yang telah berjalan secara masif dan terukur. Mulai dari koordinasi dengan Ustadz Amrulloh Sucipto, S.Sos selaku Khotib dan Imam Shalat Idul Adha, distribusi informasi kepada warga, pencetakan kupon daging qurban, hingga skema penyembelihan bersama Tim Juru Sembelih Halal (Juleha) yang disiapkan secara profesional dan syar’i.
Ketua Panitia Idul Adha, Slamet Hartono, SH menegaskan bahwa seluruh panitia berkomitmen menjadikan momentum Idul Qurban tahun ini sebagai ladang ibadah sekaligus penguat persaudaraan antarwarga.
“Kami ingin pelaksanaan Idul Adha di Masjid Baiturrohim tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga menghadirkan nilai ibadah, ketertiban, dan kebersamaan yang dirasakan seluruh jamaah serta masyarakat sekitar. Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan utama kami,” tegasnya.
Antusiasme warga GSB dan sekitarnya pun begitu luar biasa. Hingga rakor berlangsung, amanah hewan qurban yang telah terdata mencapai 11 ekor sapi dan 9 ekor kambing. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah hingga menjelang hari penyembelihan. Dari jumlah itu, panitia memproyeksikan ribuan paket daging qurban akan didistribusikan kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial, kebersamaan, dan cinta kasih antar sesama.
Sekretaris Panitia, Hanto Arif Walhuda, menyampaikan bahwa seluruh lini kerja kini bergerak cepat dan terukur agar proses distribusi maupun penyembelihan berjalan lancar tanpa hambatan.
“Kami terus mematangkan koordinasi antar seksi, mulai dari alur penyembelihan, pengemasan, distribusi kupon, hingga kebersihan lokasi. Harapannya seluruh proses dapat berjalan efektif, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada teknis penyembelihan, rakor juga menaruh perhatian besar pada transparansi dan akuntabilitas. Seluruh seksi diminta segera menyerahkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) kepada bendahara sebagai bentuk komitmen pengelolaan keuangan yang amanah, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada jamaah.
Di sisi lain, panitia turut menegaskan pentingnya menjaga etika lingkungan dan kenyamanan publik selama proses qurban berlangsung. Area penyembelihan akan disterilkan dari anak-anak demi faktor keamanan. Penanganan jeroan dan limbah qurban pun dipastikan dilakukan secara higienis dan manusiawi. Bahkan, dokumentasi kegiatan juga dibatasi agar tidak menampilkan visual yang kurang pantas seperti darah dan adegan penyembelihan secara vulgar demi menjaga nilai edukatif dan kenyamanan masyarakat.
Takmir Masjid Baiturrohim, Joko Narto, turut mengapresiasi kekompakan warga dan seluruh panitia yang terus menjaga semangat kebersamaan dalam syiar Idul Adha.
“Alhamdulillah, semangat jamaah sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa budaya kepedulian sosial dan ukhuwah Islamiyah di lingkungan GSB terus hidup dan berkembang. Semoga seluruh rangkaian qurban ini menjadi amal ibadah yang membawa keberkahan untuk semua,” tuturnya penuh harap.
Sebagai bentuk sinergi lintas sektor, panitia juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas untuk melakukan penyemprotan air dan pembersihan total area masjid pasca penyembelihan pada pukul 17.00 WIB agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi warga sekitar.
Melalui koordinasi yang matang, pembagian tugas yang solid, serta semangat gotong royong yang terus menyala, Panitia Idul Adha Masjid Baiturrohim GSB berharap seluruh rangkaian ibadah qurban tahun ini tidak hanya menjadi agenda tahunan semata, melainkan menjadi momentum suci untuk menanamkan keikhlasan berkorban, memperkuat persatuan umat, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Di akhir rakor, seluruh panitia dan takmir juga memanjatkan doa serta harapan agar pelaksanaan Shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban diberikan kelancaran, keselamatan, serta keberkahan oleh Allah SWT. Mereka berharap semangat berbagi dan nilai pengorbanan Nabi Ibrahim AS dapat terus menginspirasi masyarakat untuk mempererat ukhuwah, menumbuhkan kepedulian sosial, dan menjadikan Idul Adha sebagai cahaya kebersamaan yang meneduhkan hati umat.
(Djarmanto-YF2DOI)
