CILACAP – RealitaNews.com, 1 Juni 2026 – Sebuah kabar gembira dan rasa syukur yang mendalam kembali menghiasi wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Hari ini, tiga orang wartawan dari RealitaNews.com yakni Katir Giyatno, Rifal, dan Marjuki Wiyono, melakukan pemantauan dan kontrol sosial langsung ke lokasi pembangunan jalan kabupaten yang menghubungkan masuk ke wilayah Desa Sawangan, Kecamatan Jeruklegi.
Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, hingga saat ini pekerjaan fisik pembangunan jalan belum dimulai. Di lokasi proyek baru terpasang papan informasi yang memuat data lengkap pekerjaan senilai Rp660.012.000 tersebut, dan sudah terlihat tumpukan material bangunan yang disiapkan, namun pengerjaan di lapangan belum berjalan. Masyarakat dan awak media berharap besar nantinya proyek ini dapat diselesaikan dengan hasil yang sesuai spesifikasi teknis dan bermutu sangat berkualitas, sehingga nanti diharapkan hasilnya awet, tahan lama, dan benar-benar bermanfaat sebesar-besarnya bagi kehidupan masyarakat luas. Harapan juga disampaikan agar pelaksanaan proyek ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta seluruh warga masyarakat dapat mendukung sepenuhnya kinerja para pelaksana di lapangan demi kelancaran pembangunan sampai selesai.
Dalam perjalanan memantau lokasi proyek tersebut, rombongan awak media berkesempatan mampir dan bersilaturahmi ke kediaman salah satu tokoh masyarakat sekaligus petani hebat di desa tersebut, Bapak Maryo. Beliau dikenal luas sebagai ketua Kelompok Tani Cahaya Baru, sebuah kelompok tani yang telah menorehkan prestasi luar biasa dan menjadi kebanggaan daerah.
Di bawah kepemimpinan Bapak Maryo, Kelompok Tani Cahaya Baru ini kini telah menjadi yang nomor satu di Kecamatan Jeruklegi, khususnya dalam komoditas tanaman jagung yang menjadi unggulan utama dan prioritas pengembangan mereka. Selain jagung yang menjadi kebanggaan utama, kelompok tani ini juga sangat produktif dan terkemuka dalam pengelolaan komoditas lain yang bernilai tinggi, yaitu kayu putih, pisang, singkong, hingga padi, di mana untuk komoditas padi pun kualitas dan hasil panennya sudah tercatat jelas sebagai yang nomor satu dan terunggul di wilayah Jeruklegi.
Lebih hebat lagi, kelompok ini tidak hanya menanam, tetapi juga sukses besar mengembangkan usaha pengolahan hasil bumi, salah satunya adalah mengolah daun kayu putih menjadi minyak kayu putih murni, mulai dari proses penyulingan hingga menjadi produk jadi yang bernilai ekonomi tinggi dan dikenal luas kualitasnya. Di samping itu, Bapak Maryo juga dikenal sangat sukses mengelola lahan pertanian dan perkebunan lainnya di wilayahnya dengan hasil yang melimpah dan membanggakan.
Kedatangan ketiga wartawan disambut dengan sangat hangat, ramah, dan penuh kekeluargaan. Di teras rumahnya yang asri, Bapak Maryo dengan senang hati menyuguhkan hidangan berupa kopi dan teh yang harum, menemani perbincangan hangat yang mengalir penuh makna. Di tengah obrolan yang akrab tersebut, Bapak Maryo mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga dan kebahagiaan yang meluap-luap atas perhatian besar yang diberikan oleh pemerintah, khususnya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) UPT Jeruklegi, Kabupaten Cilacap.
Dengan nada penuh haru dan sukacita, Bapak Maryo berujar, “Saya sujud syukur yang mendalam, alhamdulillah Dinas PUPR UPT Jeruklegi Kabupaten Cilacap telah memberikan kucuran dana untuk meneruskan pembangunan jalan kabupaten yang masuk ke Desa Sawangan ini. Jalan ini sangat besar manfaatnya bagi kami semua, baik masyarakat umum maupun para petani seperti saya.”
Beliau menjelaskan bahwa keberadaan jalan yang kini sedang disiapkan pembangunannya ini memiliki peran sangat vital karena menjadi jalur penghubung utama. “Jalan ini menghubungkan Desa Sawangan dengan Desa Kalijeruk, Kecamatan Kawunganten, kemudian ke Desa Mentassan, hingga sampai ke pusat Kecamatan Kawunganten sendiri yang kini sudah berkembang menjadi kota dan pusat perdagangan di Pasar Kawunganten,” jelasnya penuh semangat.
Bapak Maryo menambahkan, kebahagiaan dan rasa syukur ini bukan hanya miliknya pribadi, melainkan milik seluruh warga masyarakat Desa Sawangan. “Saya sangat bahagia sekali bisa melihat pembangunan jalan ini akan segera terlaksana. Nanti setelah jadi, warga masyarakat, anak-anak pelajar, serta semua kendaraan bermotor dan mobilisasi hasil bumi—mulai dari hasil panen jagung, padi, pisang, singkong, hingga produk olahan minyak kayu putih—bisa hilir mudik tidak lagi mengalami kesulitan, bebas dari jalan rusak atau berlumpur, semuanya menjadi mudah, lancar, dan aman,” ucapnya mewakili perasaan ribuan warga yang menanti manfaat besar proyek ini.
Bagi para petani, jalan yang nantinya mulus dan kokoh ini menjadi nyawa bagi hasil pertanian dan perkebunan mereka, termasuk komoditas unggulan jagung yang menjadi kebanggaan nomor satu Kecamatan Jeruklegi, maupun produk olahan minyak kayu putih hasil karya Kelompok Tani Cahaya Baru. Distribusi barang menjadi lebih cepat, biaya angkut lebih hemat, dan harga jual produk pun menjadi lebih bernilai karena kualitas barang terjaga baik sampai ke tangan pembeli.
Pembangunan jalan sepanjang ruas Jeruklegi Kulon hingga Sawangan ini direncanakan berlangsung selama 120 hari kalender, terhitung mulai tanggal 25 Mei 2026 dan ditargetkan selesai pada 21 September 2026 mendatang. Proyek ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir, peduli, dan berkomitmen memperlancar sarana prasarana transportasi demi kesejahteraan rakyat, kemajuan ekonomi desa, serta mempererat hubungan antarwilayah.
Kunjungan dan pemantauan hari ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya soal aspal dan beton, tetapi adalah jembatan kebahagiaan dan kemajuan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Cilacap, sekaligus mendukung keberhasilan para petani hebat seperti Kelompok Tani Cahaya Baru agar terus berkarya dan menjadi yang terunggul.
Reporter: Aldi Giyatno (alias Katir)
Penulis: Marjuki Wiyono
Editor: Rifal
