Dukungan Infrastruktur Jalan dan Sungai, Kunci Keberhasilan Proyek Pertanian di Gandrungmanis

 

Cilacap, Media Realita news 21 Juli 2026 – Proyek Konstruksi Optimasi Lahan Non Rawa seluas 100 hektar di Desa Gandrungmanis, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah yang dibiayai APBN Tahun 2026 senilai Rp460 juta, diharapkan dapat berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi petani setempat. Harapan ini disampaikan Bapak Saiman, Ketua Kelompok Tani "Sri Rejeki" sekaligus warga RT 03 RW 12, dalam pertemuan dengan tim pelaksana hari Selasa (21/7).

 

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Saiman menegaskan komitmennya agar seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis dan dokumen perencanaan (bestek) yang telah ditetapkan, dengan menjaga mutu dan kualitas pekerjaan agar benar-benar kokoh, awet, dan bermanfaat jangka panjang. Ia juga menyampaikan permohonan khusus kepada pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy (wilayah kerja Banjar), agar segera membangun jalan akses menuju lokasi proyek serta penataan pinggiran dan saluran pembuang sungai di sekitar lahan pertanian.

 

"Jalan ini sangat kami butuhkan untuk mengangkut hasil panen agar tidak rusak saat dibawa ke pasar, serta memudahkan distribusi bahan bangunan proyek. Saat ini material harus diangkut sejauh lebih dari satu kilometer, namun kami tetap siap bekerja sama sebaik mungkin demi kemajuan desa. Kami pastikan proyek ini dikerjakan mengikuti standar yang berlaku, menghasilkan bangunan yang berkualitas tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya dengan penuh semangat.

 

Meskipun menghadapi keterbatasan akses, Bapak Saiman dan seluruh anggota kelompok tani serta warga sekitar memberikan sambutan yang sangat baik terhadap pelaksanaan proyek pemerintah pusat ini. Ia juga menegaskan kesiapannya untuk senantiasa membuka diri dan berkoordinasi erat dengan seluruh awak media yang bertugas meliput di wilayah Kecamatan Gandrungmangu.

 

Bapak Saiman dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam menjalin hubungan yang harmonis dan suportif bersama awak media, demi memastikan setiap tahapan pembangunan terpantau secara transparan, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat luas.

 

"Kami sangat berharap bantuan pembangunan jalan dan penataan pinggiran sungai ini segera terwujud. Infrastruktur yang baik akan membuat hasil panen petani meningkat dan kesejahteraan keluarga kami pun ikut terangkat. Bersama rekan-rekan media, kami akan terus mengawal agar proyek ini berjalan benar dan bermanfaat sepenuhnya," tambahnya.

 

Proyek Optimasi Lahan Non Rawa sendiri direncanakan selesai pada 28 Desember 2026, dikerjakan oleh UPKK KT Sri Rejeki dengan pengawasan ketat dari Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas I Bandung. Kehadiran proyek ini menjadi harapan besar bagi warga Gandrungmanis untuk mewujudkan pertanian yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

 

 

 

Kata Mutiara: "Jalan yang mulus membawa hasil panen sejahtera, air yang teratur membawa harapan yang tak pernah putus. Kerja yang teliti menjaga mutu, transparansi bersama media menjaga amanah rakyat."

 

 

 Media  Realita News

marjuki wiyono dan tim reporter mengabarkan