ππππ‘πππ’ππ π·ππΆ πΌππππΌ πΎπππ’πππ‘ππ πΎπππππ ππππ πππ πππππππ π·ππ πππππππ ππππππ‘π’π ππππππππ’ππ‘ ππππ’πππππ π, πππππππππ π π‘ππ’ππ‘π’π πππππππ ππ π, π πππ‘π ππππππ’βπππ πππππ‘πππ πππππ’πππππ ππππ πππ ππππ’ππ’ π·πππππππ π πππ πππππ πππ‘ππππ ππππππ‘πππ.
KENDAL mediarealitanews com — Suasana Rumah Makan Aldila Resto, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026) pagi, berlangsung hangat. Sekitar pukul 09.00 WIB, sejumlah pengurus dan anggota organisasi INSPI berkumpul dalam agenda pertemuan sekaligus konsolidasi antara DPC INSPI Kabupaten Kendal dengan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) INSPI.
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Umum INSPI Firdaus Andhika, Bendahara Umum, Sekretaris Jenderal, Ketua DPP Ali Rosidin, serta Wakil Sekretaris Jenderal M. Daswardi.D. Dari jajaran DPC INSPI Kabupaten Kendal, hadir Ketua DPC Witoyo yang juga merupakan mantan kepala desa di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, beserta sejumlah pengurus dan anggota.
Pertemuan tidak sekadar menjadi forum silaturahmi. Lebih jauh, konsolidasi tersebut menjadi ruang untuk menyamakan persepsi mengenai arah organisasi, memperkuat komunikasi antarpengurus, sekaligus membicarakan pembenahan struktur INSPI di tingkat Kabupaten Kendal.
Ketua DPC INSPI Kabupaten Kendal Witoyo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran DPP. Ia berharap pertemuan tersebut menjadi titik awal untuk menindaklanjuti berbagai hasil pembahasan bersama di tingkat organisasi.
Witoyo juga mengajak seluruh anggota untuk menjaga kekompakan dan hubungan emosional yang selama ini telah terbangun.
Menurut dia, meskipun terdapat sejumlah anggota yang berhalangan hadir karena kepentingan keluarga maupun kegiatan lainnya, komunikasi dan koordinasi di antara anggota tetap berjalan.
Ia menilai hubungan kekeluargaan merupakan salah satu modal penting dalam menjaga soliditas organisasi.
Dalam suasana yang cair, Witoyo bahkan menggambarkan hubungan antarkader sebagai sebuah keluarga besar. Perbedaan usia, pengalaman, maupun karakter tidak semestinya menjadi penghalang untuk tetap bekerja sama.
"Alhamdulillah teman-teman, saudara-saudara semua anggota INSPI yang tadinya dari IPJT tetap masih kompak," ujarnya dalam sambutan.
Ia menyebut, beberapa anggota memang tidak dapat hadir karena berbagai keperluan, tetapi komunikasi dan koordinasi tetap dilakukan.
Menurut Witoyo, hubungan emosional dan kekeluargaan tersebut perlu dipertahankan karena menjadi fondasi bagi organisasi dalam menjalankan aktivitas ke depan.
Dalam kesempatan itu, Witoyo juga menyampaikan bahwa struktur kepengurusan DPC INSPI Kabupaten Kendal masih akan terus disempurnakan. Beberapa nama disebut dalam forum sebagai bagian dari proses penataan struktur organisasi.
Pembenahan tersebut, kata dia, akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan organisasi serta komunikasi dengan jajaran DPP.
### **Ketum INSPI Paparkan Perjalanan Organisasi**
Sementara itu, Ketua Umum INSPI Firdaus Andhika dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kesempatan bertemu langsung dengan jajaran DPC INSPI Kabupaten Kendal.
Ia mengaku terharu melihat respons sejumlah ketua DPC yang bergerak cepat melakukan konsolidasi setelah dirinya memperoleh mandat kepemimpinan organisasi pada 6 September 2026.
Menurut Firdaus, konsolidasi di daerah menjadi bagian penting dalam membangun kembali kekuatan organisasi.
Ia kemudian memaparkan perjalanan organisasi yang menurutnya memiliki akar sejarah dari IPJT. Firdaus menggambarkan perjalanan tersebut sebagai dinamika panjang yang melibatkan para pendiri, pengurus, serta anggota di berbagai daerah.
Dalam penuturannya, dinamika organisasi semakin kompleks setelah pelaksanaan Munas di Kudus pada 2022. Pergantian kepemimpinan dan berbagai persoalan internal kemudian disebut menjadi bagian dari perjalanan organisasi hingga muncul kebutuhan untuk melakukan konsolidasi kembali.
Firdaus mengatakan, dirinya bersama sejumlah tokoh organisasi, termasuk Ali Rosidin, kemudian berupaya mengumpulkan kembali para ketua DPD dan DPC yang masih memiliki komitmen terhadap organisasi.
Konsolidasi tersebut kemudian berkembang hingga menghasilkan keputusan mengenai kepemimpinan organisasi.
Ia menyampaikan bahwa dirinya pernah memperoleh mandat sebagai Ketua Umum secara aklamasi dalam sebuah forum pada Oktober 2025.
"Kalau prinsipnya hanya untuk berjuang bersama teman-teman, saya katakan siap," kata Firdaus.
Namun, perjalanan setelah terpilih sebagai ketua umum, menurut dia, tidak serta-merta berjalan mulus. Salah satu persoalan yang disebutnya berkaitan dengan proses administrasi dan legalitas organisasi.
Firdaus mengaku sempat mempertanyakan proses tersebut karena berjalan cukup lama. Bahkan, ia menyebut persoalan administrasi tersebut sempat menjadi bahan pertanyaan dari para ketua DPC di berbagai daerah.
Ia mengatakan, dirinya kemudian meminta salah seorang pengurus bidang hubungan masyarakat untuk mendatangi pihak terkait, termasuk notaris, guna memperoleh penjelasan mengenai persoalan yang sebenarnya terjadi.
Dari proses tersebut, menurut Firdaus, baru diperoleh gambaran lebih jelas mengenai persoalan administrasi dan legalitas organisasi yang selama ini menjadi perhatian.
Ia menyebut terdapat persoalan internal di kalangan para pendiri yang turut memengaruhi proses tersebut.
Namun demikian, Firdaus menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak boleh menghentikan roda organisasi.
Bagi dia, organisasi membutuhkan kepastian arah dan kepemimpinan agar para pengurus di daerah dapat menjalankan tugasnya dengan jelas.
### **Konsolidasi Daerah Jadi Prioritas**
Pertemuan di Kendal kemudian diarahkan pada penguatan organisasi di tingkat daerah. Firdaus menilai keberadaan DPC merupakan bagian penting dalam memastikan organisasi tidak hanya hidup di tingkat pusat, tetapi benar-benar memiliki jaringan yang aktif hingga daerah.
Ia berharap pengurus di Kabupaten Kendal dapat terus melakukan komunikasi, membangun jaringan, serta memperkuat solidaritas antaranggota.
Hal senada disampaikan Ali Rosidin dan M. Daswardi.D yang turut hadir dalam forum tersebut. Kehadiran jajaran DPP dimaksudkan untuk memberikan penguatan sekaligus membuka ruang komunikasi secara langsung dengan pengurus daerah.
Bagi organisasi, konsolidasi semacam ini menjadi penting karena setiap daerah memiliki persoalan dan karakteristik yang berbeda. Dengan komunikasi langsung, berbagai persoalan yang muncul di tingkat DPC dapat dibahas bersama sehingga tidak berkembang menjadi kesalahpahaman.
Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus menata kembali struktur kepengurusan DPC INSPI Kabupaten Kendal.
Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan kejelasan pembagian tugas sekaligus memperkuat efektivitas organisasi dalam menjalankan program-program ke depan.
### **Menatap Agenda Organisasi Berikutnya**
Konsolidasi di Kendal juga tidak terlepas dari agenda organisasi yang akan datang. Dalam forum tersebut disampaikan rencana pelaksanaan agenda nasional INSPI pada Oktober mendatang.
Agenda tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat legitimasi serta menyatukan kembali langkah seluruh jajaran organisasi.
Bagi jajaran DPP maupun DPC, perjalanan organisasi ke depan tidak hanya ditentukan oleh struktur formal, tetapi juga oleh kemampuan seluruh anggota menjaga komunikasi dan membangun kepercayaan.
Karena itu, semangat kekeluargaan yang selama ini menjadi karakter hubungan antaranggota dinilai perlu dipertahankan.
Di akhir pertemuan, Witoyo kembali menyampaikan harapan agar seluruh jajaran INSPI dapat senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan aktivitas organisasi maupun pengabdian bagi bangsa dan negara.
Ia juga berharap perjalanan pulang jajaran DPP dari Kabupaten Kendal menuju kediaman masing-masing berlangsung aman dan mendapat perlindungan Allah SWT.
Pertemuan di Aldila Resto pun menjadi penanda bahwa konsolidasi organisasi tidak berhenti pada forum pertemuan. Bagi INSPI Kabupaten Kendal, pertemuan tersebut menjadi awal untuk menerjemahkan komunikasi menjadi kerja organisasi, merapikan struktur, dan menjaga soliditas di tengah dinamika internal yang masih terus berproses.
Dengan komunikasi yang terjaga dan koordinasi yang semakin intensif, jajaran INSPI berharap organisasi dapat melangkah lebih terarah serta memberikan kontribusi yang lebih nyata bagi kepentingan bangsa dan negara.
